Tertibkan Becak, Pemkot Probolinggo Terbitkan Plat Nomor Becak

0
48

Probolinggo (wartabromo.com) – Dinas Perhubungan Kota Probolinggo menerbitkan regulasi baru untuk tukang becak, yakni pemberian plat nomor dan Surat Tanda Nomor Becak (STNB). Kebijakan ini diharapkan mampu menertibkan tukang becak dalam berlalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo, Sumadi mengatakan, relugasi ini baru pertama diterapkan di Kota Mangga ini. Untuk awalan, sekitar 800 becak yang mendapat STNB dan plat nomor.

“Merupakan langkah awal untuk mendata becak yang beroperasi di kota ini. Harapannya, para pengayuh becak bisa lebih tertib berlalu lintas, dan nyaman digunakan masyarakat,” ujarnya, Senin (11/12/2017).

Untuk mendapatkan STNB, tukang becak menurut Sumadi, cukup datang ke kantor Dishub di jalan Suroyo atau kompleks Museum Probolinggo. Masa aktif dari STNB serta TNB ini berlaku 1 tahun. Jika masa berlakunya habis, maka pemilik becak harus melakukan perpanjangan di kantor Dishub dan tidak dipungut biaya.

Tukang becak mendapatkan STNB, sesuai dengan kecamatan masing-masing. Sebab keterangan pada STNB tersebut terdapat beberapa kode. Ada 5 kode dibelakang nomer yang terdapat di STNB, menunjukkan wilayah, atau domisili pemilik becak.

Kode – kode tersebut meliputi, MY untuk Kecamatan Mayangan, KG untuk Kecamatan Kanigaran, WN untuk Kecamatan Wonoasih, KD untuk wilayah Kecamatan Kademangan, dan KP untuk wilayah Kecamatan Kedopok.

“Meskipun terdapat kode untuk wilayah, pemilik becak diperolehkan mencari penumpang, atau mengantarkan penumpang ke luar wilayah,” kata pria berkumis tebal ini.

Sumadi menambahkan, pemberian plat becak oleh pihaknya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan anggaran. Jika pada tahun ini ada 800 becak yang diberi plat becak, maka pada tahun depan Dishub akan kembali memberi plat becak.

“Terus, hingga becak yang beroprasi di Kota Probolinggo bisa mendapat plat semua. Berdasarkan data, diperkirakan jumlahnya sekitar 4 ribu becak,” tandasnya. (lai/saw)