11:02 - Senin, 25 Juni 2018
Jumat, 22 Desember 2017 | 15:07

Peringati Hari Ibu, Siswa TK Lepas Penyu

Probolinggo (wartabromo.com) – Menjaga kelestarian ekosistem penyu, puluhan siswa Taman Kanak-kanak (TK) Kemala Bhayangkari Polre Probolinggo, melepas liarkan ratusan tukik atau anak penyu di Pantai Duta, Desa Randu Tatah, Kecamatan Paiton. Selain untuk pembelajaran cinta lingkungan hidup, pelepasan penyu juga untuk memperingati hari ibu yang jatuh pada Jumat, 22 Desember ini.

Sekitar 150 ekor tukik atau anak penyu sisik, dilepas oleh pelajar usia dini tersebut. Dengan wajah ceria, satu per satu tukik berukuran mini itu, dilepas ke laut lepas Selat Madura. Anak penyu itupun hilang dalam riak ombak perairan utara Probolinggo itu.

Melepas penyu ke laut merupakan pengalaman baru bagi siswa-siswi TK ini. Sebab selama ini mereka hanya tahu penyu dari buku gambar atau televisi. “Ndak pernah liat langsung, senannng sekali, kecil sekali, imut, bisa renang ke laut,” ujar salah satu siswa TK, Nada Nadia Madina Efendi, dengan mimik senang.

Pelepasan penyu ini, selain untuk memperingati Hari Ibu yang dilaksanakan setiap 22 Desember, juga untuk pengenalan siswa terhadap satwa yang dilindungi. Mengajak anak usia dini peduli lingkungan hidup, sehingga mempunyai peran dalam mewujudkan kelestarian ekosistem bahari.

“Ya dalam rangka hari ibu ingin mengenalkan ke adik-adik tentang pelestarian satwa atau lingkungan hidupp, jadi pada kesempatan ini kami melepas tukik atau anak penyu di pantai Duta. Harapannya anak-anak generasi muda itu selalu mencintai lingkungan dan melestarikan untuk kehidupan di generasi masa depan,” kata Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Probolinggo, Dala Fadly Samad.

Berdasarkan pengamatan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), keberadaan penyu sisik di perairan Probolinggo terancam. Selain karena perburuan, penyu ini acapkali terjaring oleh alat tangkap nelayan.

“Tentunya berkurang memang ada yang terjaring, walaupun beberapa waktu lalu ada yang dikembalikan lagi ke habitatnya tapi yang tidak ketahui juga banyak. Kalau prosentase belum bisa dikatakan, kalau sering yang ditemukan di pesisir ini kalau dikemukan petugas atau orangnya dengan sukarela banyak-banyak dilepas,” terang Sudartono, Kepala BKSDA Wilayah VI Probolinggo.

Diharapkan, ratusan penyu yang dilepas-liarkan itu, dapat hidup dan berkembang biak di perairan pantai Duta yang merupakan lahan konservasi hutan mangrove. (saw/saw)

Lahir di Hari Ibu, Pemohon SIM Ini Dapat Kejutan Hadiah SIM Gratis

Santri Pasuruan Desak Presiden Jokowi Pulangkan Dubes AS