Hendak Melayat, Warga Kraksaan Jadi Korban Kecelakaan di Sampang

0
6

Probolinggo (wartabromo.com) – Dua warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban kecelakaan maut antara minibus dan sepeda motor terjadi di ruas Jalan Raya Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Senin (25/12/2017). Selain keduanya, ada 1 korban meninggal dan lima orang lainnya mengalami luka berat.

Korban jiwa yang meninggal adalah Andrean Susanto (22), Slamet Budi Harto (39), keduanya merupakan warga Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan. Kemudian ada Hairil (30), warga Desa Plampaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Sementara empat korban luka adalah Susi (50), Reni (13), Rika Aristi (39), dan Jefri (7). Mereka semuanya warga Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Kraksan, Kabupaten Probolinggo. Serta Safiuddin, warga Desa Plampaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

“Informasi yang kami terima, korban yang dari Probolinggo berencana untuk melayat ke sanak familinya di Kabupaten Pamekasan. Mereka menggunakan dua sepeda motor dan berboncengan,” kata Kasatlantas Polres Sampang, AKP. Musa Bahktiar.

Dari keterangan sejumlah saksi, peristiwa maut itu terjadi sekitar pukul 10.00. Kecelakaan berawal saat minibus bernopol M 7211 UA yang disopiri Faisal Ali Jabir (21) warga Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, berusaha menyalip kendaraan truk di depannya. Saat mengambil haluan, kendaraan itu terlalu ke kanan. Sementara dari arah berlawanan ada tiga kendaraan bermotor yang melaju sehingga menabrak pengendara motor dari arah berlawanan.

Tiga kendaraan bermotor itu adalah motor nopol N 2123 NBD dikemudikan oleh Andrean Susanto (23), berboncengan dengan Susi (50) dan Reni (13). Kemudian motor nopol N 3625 MC dikemudikan Slamet Budi Harto (39), memboncengi Rika Aristi (39), dan Jefri (7). Serta motor nopol L 6150 JN dikemudikan Hairil (30), berboncengan dengan Syafiuddin (30).

“Penyebab kecelakaan tersebut karena minibus memakan badan jalan ke sisi kanan, yang saat itu berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi. Sempat ngerem tapi alasannya rem blong,” kata Musa.

Kondisi minibus setelah menabrak pengendara motor oleng ke kanan, kecepatan bisa berhenti setelah menabrak pagar pemakaman umum di lokasi kejadian. Tiga korban yang meninggal dibawa ke rumah sakit Pamekasan. Untuk korban luka, ada menjalani perawatan di Pamekasan, juga ada yang dibawa ke rumah sakit Sampang.
AKP. Musa menuturkan, pihaknya sudah mengamankan pengendara mininus beserta mobilnya. “Kami akan melakukan rekontruksi awal untuk mengetahui secara pasti penyebab laka maut tersebut,” tandasnya. (saw/saw)