4 PAC PDIP Kota Probolinggo Tolak Rukmini

0
57

Probolinggo (wartabromo.com) – Empat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan, menyatakan sikap menolak pencalonan incumbent Walikota Probolinggo Rukmini Buchori di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo tahun 2018. Mereka mendesak pimpinan pusat merekomendasi Haris Nasution, sebagai calon Walikota Probolinggo.

Keempat PAC PDI Perjuangan di Kota Probolinggo, yang terlibat manuver politik menolak pencalonan Rukmini ini yakni berasal dari Kecamatan, Kanigaran, Kedopok dan Wonoasih.

Mereka mengeluarkan pernyataan sikap, dalam konferensi pers di sebuah rumah makan di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Selasa (26/12/2017).

Gerakan berseberangan dengan keinginan politik penguasa balaikota itu disebutkan murni, merupakan aspirasi dari basis massa kader PDI-Perjuangan di Kota Probolinggo. “Ini gerakan dari bawah, kami lakukan secara sadar tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun,” ujar Sugiono, Sekretaris PAC Kedopok.

Pimpinan PAC menandatangani surat pernyataan bersama itu dilakukan langsung oleh Ketua dan Sekretaris PAC. Namun, satu PAC tidak terlihat dalam penolakan Rukmini kali ini, yaitu dari Kademangan. Dikatakan, pimpinan level kecamatan di Kademangan tidak hadir karena sedang kunjungan kerja.

“Kami minta agar pengurus DPC menyampaikan aspirasi kami kepada DPP agar rekomendasi untuk calon walikota Probolinggo diberikan kepada saudara Haris Nasution, karena beliau sudah teruji,” tegasnya.

Diketahui, rekomendasi pencalonan dari DPP PDI Perjuangan sampai saat ini belum juga turun, meski jadwal pendaftaran calon di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo, semakin dekat.

Tak hanya surat rekomendasi, para pentolan PAC juga meminta agar DPC PDI-Perjuangan bisa berkoalisi dengan PKB dalam kontestasi Pilwali Probolinggo 2018. Alasannya, agar mesin politik kedua partai dapat bersinergi seperti halnya koalisi dalam Pilgub Jatim.

“Terkait komposisi kami serahkan ke DPD (PDI Perjuangan Jatim), yang penting koalisi dulu dengan PKB. Besar harapan kami agar Bu Mega mendengarkan aspirasi dari daerah terkait Pilwali Probolinggo ini,” kata Sugiono.

Sebagaimana diketahui, bursa bakal calon walikota Probolinggo melalui PDI-P kini mengerucut kepada dua nama, yakni calon petahana Rukmini Buchori dan pengusaha gaharu, Syamsu Alam. Sedangkan Haris Nasution yang menjabat Ketua DPC PDI-Perjuangan, memutuskan mundur dari bursa pencalonan beberapa hari lalu. (fng/saw)