22:36 - Kamis, 19 Juli 2018
Kamis, 28 Desember 2017 | 14:20

PKB-Demokrat Berkoalisi, Wacana Calon Tunggal Buyar

Probolinggo (wartabromo.com) – Wacana Calon Tunggal yang digembar-gemborkan Partai NasDem dalam Pilbup Probolinggo 2018 buyar. Pasalnya, Partai Demokrat memastikan berkoalisi dengan PKB dalam Pilkada Kabupaten Probolinggo, Juni 2018 nanti.

Kepastian berkoalisi itu, terjadi setelah DPP Partai Demokrat menyerahkan rekomendasi Cabup-Cawabup Probolinggo periode 2018-2023. Dua parpol ini, mengusung pasangan Abdul Malik Haramain dan HM. Muzayyan Badri sebagai calon bupati dan wakil bupati. Surat keputusan itu diserahkan secara langsung oleh Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, di Jakarta pada Rabu (27/12/2017).

Dalam kesempatan itu, dua Cabup-Cawabup, bersama Ketua DPC Demokrat Kabupaten Probolinggo, Kusnadi dan sekretarisnya, Dedik Riyawan, hadir. “Mohon doa restu seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk pasangan ini, tanpa terkecuali,” ujar Dedik.

Berkoalisinya kedua parpol ini, disebut memenuhi 20 persen kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo (9 kursi) yang menjadi syarat minimal mengusung pasangan calon. Diketahui, PKB punya 8 kursi, sedangkan Demokrat 1 kursi.

Sikap politik Demokrat ini, membuyarkan wacana calon tunggal yang dimunculkan koalisi Tantri-Timbul.

“Alhamdulillah rekomendasi dukungan dari Partai Demokrat sudah turun. Dengan demikian, maka syarat threshold 20 persen sudah terpenuhi,” tutur Abdul Malik Haramain.

Malik yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, mengaku pihaknya terus menjalin komunikasi politik dengan parpol lain yang belum memutuskan dukungan secara resmi pada pasangan Tantri-Timbul. Komunikasi itu untuk menyamakan persepsi, membawa pembangunan di Kabupaten Probolinggo berdampak positif bagi rakyat.

“Kami masih terus komunikasi dengan partai-partai yang belum menentukan sikap politiknya. Saya yakin partai-partai itu satu misi untuk membuat perubahan agar Kabupaten Probolinggo jauh lebih maju ketimbang tahun-tahun sebelumnya,” ujar mantan aktivis mahasiswa ini.

Terkait deklarasi pasangan ini, Malik mengaku belum memastikan tanggalnya. Karena masih banyak hal-hal yang perlu disiapkan. “Sebelum pendaftaran kita akan ta’aruf ke publik,” tandas pria berkacamata ini.

Malik merupakan Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, yang kini menjabat sebagai anggota DPR-RI. Adapun Muzayyan, merupakan saudara dari Dewan Syuro DPC PKB, KH. Tauhidullah Badri, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Badridduja, Kraksaan.

Pasangan ini, akan menantang duet Incumbent P. Tantriana Sari-Timbul Prihanjoko (HATI) yang kembali maju. Pasangan HATI sudah mendapatkan rekomendasi dari NasDem, Golkar, PDIP, dan PPP. Sementara Gerindra dan Hanura masih sebatas dukungan lisan. (cho/saw)

Tabrakan Beruntun Truk Minyak Goreng, Polisi Alihkan Arus dan Berlakukan Contra Flow

Camat Tiris Serahkan Kasus Pencemaran Ranu Segaran Pada Disporabudpar