Satgas Pangan Klaim Harga Beras di Kota Probolinggo Stabil

0
16

Probolinggo (wartabromo.com) – Sejak akhir tahun lalu, harga beras di Kota Probolinggo cenderung naik. Meski begitu, tim Satgas Pangan mengklaim harga beras stabil dan stok tercukupi.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolresta Probolinggo, AKBP. Alfian Nurrizal, saat memimpin Tim Satgas Pangan Polresta Probolinggo sidak harga beras di sejumlah pasar dan gudang beras, Selasa (23/10/018) siang. “Kami melakukan pengecekan langsung ke pasaran dan gudang beras, karena ada isu yang berkembang di masyarakat bahwa adanya beras impor, karena kenaikan harga beras. Saat ini, stok beras di Bulog dan pengusaha gudang masih aman dan cukup hingga lebaran mendatang,” ujarnya.

 

AKBP. Alfian Nurrizal yang didampingi oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Probolinggo (TPID) serta Kepala Bulog Subdivre Probolinggo Tomi Desta Lingga mengatakan, kenaikan harga terjadi pada beras kualitas premium. Dijelaskan, sejak 7 Desember 2017 lalu, harga beras premium naik sebesar Rp. 1.000 per kilogram. Dari semula Rp. 11.100 per kilogram, kini dijual seharga Rp. 12.100 per kilogram.

Sementara untuk beras medium, ditingkat gudang beras harganya berada diantara Rp. 8.500 -9.000 per kilogram. Sedangkan harga eceran tertinggi pada angka Rp. 9.450 per kilogram. Harga itu, lebih tinggi dibanding harga yang dipatok oleh Bulog, yakni diantara Rp. 8.100 – 8.700 per kilogram. Meski demikian, tim Satgas Pangan menilai hal itu suatu kewajaran, yang disebabkan fluktuasi pasar.

“Memang benar ada kenaikan harag beras, tapi itu berlaku bagi beras jenis premium. Sementara untuk yang medium masih stabil, tidak seperti isu yang beredar di masyarakat. Sehingga kami himbau masyarakat untuk tidak panik dan berspekulasi,” kata Kapolresta Probolinggo.

Di lain pihak, Kabulog Probolinggo Tomi Desta Lingga, menambahkan, bahwa stok beras medium di pasaran masih tersedia. Di gudang Bulog saat ini tersedia 13.000 ton beras. Jumlah itu, sangat mencukupi kebutuhan pangan bagi warga Kota dan Kabupaten Probolinggo selama 6 bulan ke depan.

“Dalam waktu dekat kita juga melancarkan bantuan beras Rastra pengganti Raskin, beras Rastra tersebut gratis, dibagi 10 kilogram per kepala keluarga untuk Kota dan Kabupaten Probolinggo,” tandas Kabulog. (fng/saw)