23:43 - Rabu, 23 Mei 2018
Sabtu, 27 Januari 2018 | 13:44

Tiga Tanjakan Hadang Peserta TdI 2018

Probolinggo (wartabromo.com) – Dengan mengambil garis start di depan Balaikota Probolinggo, puluhan peserta Tour de Indonesia, dilepas menuju Banyuwangi. Dalam rute yang melewati 5 wilayah itu, peserta akan menempuh 200 kilometer dan bertemu tiga tanjakan berat.

Sebanyak 87 atlet sepeda dilepas melewati lima wilayah, meliputi Kota – Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi. Puluhan atlet ini berasal dari 22 negara yang terdiri dari 15 tim.

Start terdepan dalam etape ini adalah Projo Waseso, pimpinan klasemen sementara. Ia didampingi oleh Muhammad Amin, juara sprint etape 2 dan Abdul Gani, pemilik jersey pink.

Dalam etape ketiga ini, terdapat 3 atlet yang tidak dapat mengikut balapan setelah mengalami cidera. Hal itu, akibat kecelakaan di etape dua sebelumnya.

“Etape ini merupakan etape yang paling ditunggu oleh para peserta. Selain kemeriahan dari para penonton, mereka juga dihadapkan dengan tiga tanjakan. Nah, ini kesempatan bagi para climber untuk bertarung memperebutkan king of mountain,” kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari, Sabtu (27/1/2018).

Etape ke 3 ini, merupakan rute terpanjang dari 3 etape lainnya. Tak hanya itu, mereka juga dihadapkan dengan tiga tanjakan. Yakni tanjakan Klakah Lumajang, tanjakan Tanggul Jember dan tanjakan Gumitir Jember-Banyuwangi.

Ketiga tanjakan ini, berbeda dengan karakter di dua etape sebelumnya. Selain rute tanjakan, kendala lain yang menjadi tantangan adalah kondisi jalan yang berlubang dan hujan yang mengguyur sepanjang rute.

“Pada etape sebelumnya, kendala yang dihadapi kami adalah jalan yang tidak rata. Untuk etape ini, kami berusaha mengamankan posisi tim dalam klasemen sementara yang sedikit unggul dari tim lain,” kata Elang Riyadi, anggota Tim Nasional Indonesia.

Etape terakhir atau etape ke empat, akal dilanjutkan Minggu 28 Januari dengan garis start dari Gilimanuk menuju Denpasar. Etape sejauh 170,9 kilometer ini, para pebalap juga dihadapkan dengan rute menanjak. (fng/saw)

Menikmati Sensasi Bromo Fun Tracking di Desa Podokoyo

Hujan Lebat, Atap SDN Pancur 2 Ambruk