Dulang Suara Potensial, Gus Ipul Serap Aspirasi Petani Tembakau

0
18

Pasuruan (wartabromo.com) – Calon Gubernur (cagub) Jatim Saifullah Yusuf sepertinya terus memperkuat target pendulangan suara di Pilgub Jatim nanti. Kali ini, cagub berpasangan dengan Puti Guntur ini, menyasar suara potensial petani tembakau.

Upaya dilakukan dengan menyerap aspirasi petani tembakau, dikemas dalam Sarasehan dengan Paguyuban Mitra Produksi Sigaret Indonesia (MPSI), di salah satu cottage Saygon Waterpark, Jumat (9/2/2018).

“Kita sama-sama berjuanglah ya. Ada yang di Jakarta, terkait undang-undang, (kebijakan) impor. Ada yang disini,” ujar Gus Ipul, panggilan akrabnya.

Dilanjutkan, perjuangan dirinya bila nanti duduk di kursi nomor satu di Jatim adalah petani tembakau menjadi lebih sejahtera dan terjamin keberlangsungan usahanya.

Hal utama yang dicatat dari sarasehan itu, disebutkan Gus Ipul adalah bagaimana petani tembakau dapat diarahkan ke bentuk atau pola pengembangan kemitraan dengan pabrik rokok.

Konsep kemitraan ini, dibilang sebagai keniscayaan untuk petani tembakau. Pasalnya, selain lebih terjamin serapan atau pemasarannya, harga tembakau yang dihasilkan petani setidaknya lebih stabil dan tinggi.

Selain itu diungkapkan, dengan kemitraan, maka petani diperkirakan bakal mendapat keleluasaan bantuan, mulai dari persiapan lahan, kebutuhan bibit hingga proses pemanenan.

Perhatian terhadap petani tembakau, sepertinya menjadi keharusan pada pemerintah Propinsi Jatim periode mendatang. Menurut catatan Gus Ipul, perolehan cukai rokok secara nasional tahun 2016, sebesar Rp 143 trilyun. Dari jumlah tersebut Jawatimur menyumbang 77,74 trilyun atau setara 54,7%.

“Yang perlu disadari adalah dunia pertembakauan ini melibatkan banyak orang. Ada 2,6 juta mulai hulu hingga hilir. Nah, kami bersama mbak Puti (cawagub Jatim pasangannya), harus melanjutkan kebijakan-kebijakan yang berpihak dengan wong cilik, mulai dari petani sampai mereka yang bekerja di industri rokok,” tandasnya.

Dalam sarasehan itu, Gus Ipul selain mendapat dukungan dari paguyuban petani tembakau juga melakukan penandatanganan komitmen terkait perhatian dan pengembangan usaha petani tembakau di Jawatimur. Satu diantaranya dengan meningkatkan mutu dan produksi tembakau sekaligus pengayaan varietas tembakau, menyusul produksi tembakau masih mencukupi 65% kebutuhan tembakau nasional. (ono/ono)