Dibiayai Cukai, Gedung RSUD Grati Diresmikan

0
76

Grati (wartabromo.com) – Bangunan RSUD Grati, Rumah Sakit pertama di daerah timur Kabupaten Pasuruan, diresmikan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Selasa (13/2/2018). Pembangunan gedung menelan anggaran Rp 30,37 Miliar ini, dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) Kabupaten Pasuruan.

“Perencanaan pembangunan RSUD ini sebenarnya sudah sejak 2004 lalu, dan baru bisa dilaksanakan tahun 2017 yang dananya di ambilkan dari DBHCT, semoga dengan adanya RSUD Grati ini, pelayanan kesehatan untuk masyarakat bisa maksimal, ” kata Kepala Dinas Kesehatan, Agung Basuki.

Rumah sakit Grati, diungkapkan oleh Agung sebagai upaya pemenuhan hak dasar warga terkait kesehatan. Dan dipastikan fasilitas kesehatan ini, sebagai titik balik untuk upaya pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, Gus Irsyad dalam sambutannya di Peresmian Gedung RSUD mengatakan, pembiayaan dari cukai karena Pasuruan menjadi penghasil cukai terbanyak di Indonesia.

Kedepaannya akan ada penambahan anggaran Rp 30 miliar untuk pembangunan RSUD Grati di tahap yang 2. Pasalnya, rumah sakit ini dikatakan belum sepenuhnya terselesaikan. Masih bangunan yang selesai, sedangkan peralatan kesehatan masih 40% dan akan dioprasional hingga 80% kedepannya.

Dalam Gedung RSUD Grati, terdapat 70 ruangan, termasuk ruangan kelas tiga, dua, satu dan VIP. Bukan hanya itu, juga ada Unit Gawat Darurat, Ruang Bersalin, dan rencananya akan ada 4 poli dari poli umum, poli gigi, poli anak dan poli kandungan. Nantinya, secara bertahap akan ditambah lagi ahli penyakit dalam dan bedah.

Meski sudah resmi dibuka, namun RSUD Pasuruan masih akan beroperasi pada awal Juli, karena masih menunggu perizinan dan SOP (Standar Opersional Prosedur).

Dijelaskan, Direktur RSUD Grati untuk saat ini adalah Dr. Roosalina. Selain itu, Bupati Irsyad Yusuf juga mengukuhkan Dewan Pengawas untuk RSUD Bangil. (trd/may)