13:21 - Jumat, 20 Juli 2018
Kamis, 15 Februari 2018 | 13:09

Seorang Pemuda Ditangkap, Diduga Coba Serang Mapolresta Probolinggo

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang pemuda, diduga mencoba melakukan penyerangan terhadap personil Polri di Mapolresta Probilinggo. Motor berikut sebilah pedang yang diperkirakan digunakan untuk rencana teror, diamankan.

Pelaku berinisial ML (23), asal Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok itu, mencoba melakukan aksi penyerangan di Mapolresta pada Selasa, (13/2/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, ia sempat terdiam di gerbang utara Mapolres Probolinggo Kota, yang berada di Jl Dr Saleh, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan tersebut.

ML dijumpai sejumlah polisi tengah duduk di jok Honda Beat dan kerap melihat jam di tangannya. Curiga, seorang petugas Polresta Probolinggo menghampirinya. Tanpa diduga, terlihat sebilah pedang, seperti siap untuk dihunuskan, menempel di samping sebelah kiri jok motor.

Mengetahui adanya kemungkinan bahaya langsung saja, petugas itu mengamankan ML.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal membenarkan, penangkapan terhadap diri ML. Dalam keterangan, diketahui pemuda ini diduga berencana melakukan aksi penyerangan terhadap polisi.

“Benar, kami amankan pelaku,” ujarnya saat dihubungi via sambungan seluler, Kamis (15/2/2018).

Saat penangkapan, pelaku tidak membawa identitas diri, bahkan motornya pun tidak dilengkapi plat nomor hingga tidak ada surat-surat kendaraan.

Selian itu, pemuda ini sepertinya sengaja mempersiapkan diri, seakan-akan bersedia mengambil resiko, karena juga tidak membawa handphone.

Hingga warta ini disusun, penyidik Polresta Probolinggo masih melakukan penyelidikan. Salah satu upaya dilakukan dengan menggeladah rumah pelaku dan memeriksa rumah istri ML, di Desa Pegalangan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

“Kami masih melakukan penyelidikan, jika mengarah ke tindak terorisme, tentunya akan menjadi wewenang Densus 88,” jelas Kapolres Alfian. (saw/ono)

Tolak RKUHP, Puluhan Wartawan Pasuruan Datangi DPRD

Awali Kampanye, Gus Irsyad Jagongan di Bangkodir