Sebelum Tutup Usia, Ini Kebiasaan Walikota Pasuruan ke-15 Setiap Pagi

0
91

Pasuruan (wartabromo.com) – Tak disangka, Keseharian almarhum Hasani Walikota Pasuruan ke-15 terlihat sangat sederhana. Ini karena setiap paginya, ia menyempatkan diri untuk menikmati kopi di warung pinggir rumahnya sambil berbincang dengan para tetangga.

“Abah (Hasani) setiap paginya sering ngopi dipojok depan warung. Saya buka warung jam 5.00 WIB, lha abah mesti jam 5.30 WIB sudah njagong di warung,” kata Yati, pemilik warung Kopi.

Saat ini, Warung tersebut tak luput dari kepadatan para pentakziah. Mereka saling bencengkrama dan bercerita tentang keseharian almarhum yang sering menyempatkan diri menyeduh kopi disana.

Bahkan warkop tersebut menjadi kenangan tersendiri bagi keluarga dan kerabat Mantan Walikota Pasuruan tersebut.

“Yang beri nama warung ini juga abah, Warung Barokah,” imbuh Yati.

Ditambahkan oleh salah satu “jamaah cangkru’an”, Muhammad Annas, bila Hasani selalu berada di bangku depan pojok. Di tempat duduk warung Barokah, Walikota Pasuruan periode 2010-2015 itu, selalu meminta kopi hitam. Namun, beberapa hari terakhir, pria yang juga pernah menjabat ketua DPRD Kota Pasuruan itu, berganti menu minuman jahe atau kopi encer.

“Selalu di pojok depan sini. Kebetulan beberapa hari terakhir mintanya jahe atau kopinya minta yang encer,” imbuh Annas, yang juga tukang pijat pribadinya.

Diwartakan sebelumnya, Walikota Pasuruan ke-15, Hasani disebut patut jadi panutan karena bukan orang pendendam. Bahkan pribadinya juga humble (rendah hati) sehingga bisa dijadikan sebagai sahabat. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, tatkala takziah di rumah duka.

Diketahui, Walikota Pasuruan ke-15 ini, lahir di Sampang 10 Agustus 1955 silam. Setelah purna menjalankan tugas sebagai Walikota sebelumnya, saat ini masih tercatat sebagai ketua DPC PKB Kota Pasuruan. (trd/may)