Diamankan, Ternyata Pria Asal Bondowoso Ingin Temui Guru Ngajinya

0
154

Kraton (wartabromo.com) – Pria mengaku asal Bondowoso yang diamankan santri pondok pesantren (ponpes) Suniyah Salafiyah, dipastikan tidak memiliki niat buruk. Ia tengah mencari pekerjaan, merupakan santri Habib Ahmad Al-Habsyi, kerabat Habib Taufiq Assegaf, pengasuh ponpes Suniyah Salafiyah.

Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Kraton, AKP Masroni kepada wartabromo.com via sambungan seluler, Rabu (21/2/2018).

Dijelaskan, pria tersebut bernama Edwin Ibnu Farizal (37), tercatat sebagai warga Jl KH Wahid Hasyim 202 Bondowoso.

Menurutnya, Edwin berada di ponpes ini, untuk mencari Habib Achmad Habsyi, salah satu kerabat Habib Taufik Assegaf, pengasuh ponpes Suniyah Salafiyah.

“Dulu yang bersangkutan (Edwin) juga pernah bertetangga dengan Habib Habsyi,” tutur AKP Masroni.

Sasaran awal pencarian disebutkan ke rumah Habib Habsyi, berada di sekitar Kelurahan Tapaan, Kota Pasuruan. Namun, ketika itu Edwin tidak dapat menemuinya, hingga kemudian diarahkan ke ponpes Suniyah Salafiyah, karena selain terbilang masih kerabat, Habib Habsy dikenal juga sebagai pengajar di ponpes ini.

Diungkapkan kemudian, pencarian Edwin itu dilakukan, dengan harapan mendapatkan pekerjaan, selain dapat melanjutkan ‘nyantri’ ke Habib Habsyi.

Hal itu mengemuka, setelah polisi mendapatkan penjelasan dan klarifikasi langsung dari Habib Ahmad Al-Habsyi, usai Edwin diamankan dan diserahkan ke Mapolsek Selasa (21/2/2018) malam kemarin.

“Habib Habsyi juga telah menyampaikan ke Habib Taufik Assegaf tentang kesalahfahaman ini. Ayah yang bersangkutan juga dipersilahkan membawa pulang ke Bondowoso,” imbuhnya.

Dari penjelasan ayah Edwin, pria yang sempat dicurigai ini juga mengalami keterbelakangan mental. Hal itu dibuktikan, adanya kartu berobat yang sampai saat ini, Edwin masih dalam masa pengobatan.

Diwartakan sebelumnya, santri pondok pesantren (ponpes) Suniyah Salafiyah, amankan seorang pria mencurigakan, tengah malam kemarin. Pria yang sebelumnya tidak dikenal itu berlagak seperti hilang ingatan dan ingin bertemu Habib Taufiq Asegaf, pengasuh ponpes, yang ternyata mencari Habib Ahmad Al-Habsyi. (ono/ono)