Sistem Error, Walikota Probolinggo Sidak UNBK

0
62

Probolinggo (wartabromo.com) – Tak berbeda dengan daerah lainnya, hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tingkat SMP sederajat di Kota Probolinggo juga diwarnai sistem error, Senin (23/4/2018). Walikota Probolinggo Rukmini pun langsung inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan UNBK berjalan normal.

Tahun ini, ada 2.755 siswa dari 27 lembaga pendidikan baik negeri dan swasta di Kota Probolinggo, mengikuti UNBK. Dari 27 lembaga tersebut, 19 diantaranya menyelenggarakan secara mandiri dan 8 lembaga menumpang.

Penggunaan yang bersamaan membuat sistem pusat down. Karena sistem error, UNBK yang seyogyanya dimulai pada pukul 8.00 akhirnya mundur selama 1 jam.

Salah satunya adalah di SMPN 7 Probolinggo. Dimana UNBK di sekolah ini diikuti oleh 207 siswa, rincinnya 186 siswa SMPN plus 21 siswa yang menumpang. Sehingga mereka rehat sambil menunggu sistem yang tengah error pulih kembali.

“Alhamdulillah meski sempat error dan terganggu kini sistem kembali normal dan UNBK bisa dilanjutkan di sekolah kami,” tutur Kepala SMP Negeri 7 Kota Probolinggo Sudarmanto, disekolahnya yang berjumlah sejak pagi namun kini sudah kembali normal.

Terganggunya UNBK, membuat Walikota Probolinggo Rukmini melakukan sidak ke sejumlah lembaga pendidikan bersama pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Probolinggo. Ada 2 sekolah yang dikunjungi , diantaranya SMP Negeri 10 Kota Probolinggo di Kelurahan Tisnonegaran dan MTs Negeri di Kelurahan Curahgrinting.

“Kami ingin memastikan UNBK berjalan normal. Diharapka pasca sidak ini, tak ada lagi gangguan dan harapannya lancar tanpa kendala apapun,” ujar Walikota

Menurut Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, Budi Wahyu Rianto, gangguan yang sempat terjadi karena sistem yang down atau error karena penggunaan bersamaan. “Meski down server kini lancar kembali, terkait molornya ujian tidak mengurangi alokasi waktu dan waktu akan bertambah otomatis,” terangnya. (fng/saw)