Wisatawan Lokal Dominasi Kunjungan di Bromo

0
115


Probolinggo (wartabromo.com) – Libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, dimanfaatkan warga untuk berwisata bersama keluarga ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya adalah kawasan wisata Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.

Keindahan alam Gunung Bromo masih menjadi primadona yang memikat bagi wisatawan. Salah satu destinasi wisata internasional ini, ramai dikunjungi warga yang ingin menghabiskan liburan hari raya Idul Fitri. Mereka berkunjung menikmati keindahan alam bersama keluarga dan sanak famili.

“Ya setelah bersilaturahmi ke keluarga dan famili, maka pilihan kami tentunya berwisata bersama-sama. Sebab, sebagai pekerja kantoran sangat jarang kami sekeluarga mempunyai waktu luang untuk pergi bareng. Jadi momen lebaran ini, kesempatan kami untuk refreshing le wisata alam Bromo,” ujar Sari Estuningsih, wisatawan asal Surabaya, Senin (18/6/2018).

Bersama keluarga besarnya, Sari menikmati momen munculnya matahari di Seruni Poin. Setelah berbagi kehangatan sinar matahari, mereka turun ke lautan pasir menuju Kawah Bromo. Puas berada di bibir kawah, mereka melanjutkan ke padang sabana dan bukit teletubbies.

“Bromo itu eksotis. Tak ada wisata alam yang sama indahnya dengan tempat ini. Ada sensasi tersendiri saat berkunjung ke tempat ini, baik itu alamnya, cuaca maupun budaya masyarakat Suku Tengger yang mendiami wilayah ini,” timpal Agus Hendriyawan.

Sementara, Kasi Pengelolaan Wisata Wilayah 1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarmin mengungkapkan, peningkatan kunjungan di Bromo sudah terjadi sejak 15 Juni 2018 lalu. Diprediksi puncaknya akan terjadi pada 23-24 Juni atau akhir pekan nanti. Rata-rata kunjungan wisatawan ke Bromo berkisar antara 1.000 pengunjung per hari.

Ia mengatakan saat ini, kunjungan ke Bromo didominasi oleh wisatawan lokal.

“Betul ada peningkatan kunjungan wisatawan yang sangat signifikan. Namun untuk jumlah pastinya, saya belum kroscek ke kantor. Masih dominan wisatawan dalam negeri,” ujar Sarmin melalui sambungan selularnya. (cho/saw)