Begini Cara Pesantren Genggong Kampanyekan Kelestarian Lingkungan

0
85


Probolinggo (wartabromo.com) – Ancaman global warming (pemanasan global) terus disikapi oleh sejumlah kalangan dengan mengkampanyekan kelestarian lingkungan hidup. Salah satunya oleh Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong, Kabupaten Probolinggo.

Dengan bertajuk Genggong Go Green (G3), ribuan onthelis memeriahkan acara yang digelar di Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong, pada Minggu (15/7/2018) pagi. Sejak pagi buta, sejumlah komunitas sepeda mulai berdatangan. Baik komunitas sepeda onthel, sepeda gunung, sepeda balap dan komunitas becak, mulai mengambil posisi di garis depan.

Terdapat tiga klasifikasi yang ditempuh peserta dalam Genggong Go Green ini. Kategori pertama adalah Road Bike Trent Mount Bremi dengan rute 30 KM, lalu Funbike trek pendek sejauh 13 KM dan MTB trek panjang rute 19 KM, lalu Onthel Goes To Pesantren ke-5.

Sekitar pukul 06.00, dilepas sesuai rute masing-masing. Mereka mengelilingi jalanan beraspal dikawasan pemukiman hingga jalanan setapak pedesaan. Usai melahap trek yang bervariasi, lalu kembali menuju garis finish di halaman pesantren.

Selain kostum Genggong Go Green (G3), pakaian yang dikenakan para peserta cukup unik dan variatif. Diantarany kostum tentara belanda, aborigin, dayak, dan banyak yang lainnya. Bahkan tidak sedikit peserta yang merelakan tubuhnya dilumuri dengan cat warna. Itu untuk memberikan kesan unik pada para penonton dan peserta yang lain.
Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, dr. Haris Damanhuri Romly mengatakan, terdapat sedikitnya 6.000 peserta terlibat dalam kampanye lingkungan ini. Banyaknya peserta, menurut Kiai yang akrab disapa Gus Haris itu, menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Banyaknya peserta karena masyarakat sudah mulai ‘melek’ manfaat bersepeda, juga manfaat bagaimana kita menjaga lingkungan. Ini masih awal, Insya Allah kedepan kita akan tingkatkan lagi,” papar Gus Haris.

Selain kampanye hidup sehat, dalam giat ini juga dilakukan aksi peduli lingkungan berupa penanaman pohon. Usai ngontel bareng, Perhutani bersama Pengasuh Pesantren dan delegasi instansi samping, memelopori penanaman pohon di lingkungan pesantren. Aksi tanam pohon dilakukan seusai ngonthel di halaman PZH Genggong.

“Kami mengajak masyakarat peduli lingkungan yang dimulai dari menanam pohon di lingkungan pesantren. Harapannya, dengan ontel goes to pesantren ini, pihak Pesantren dan Perhutani ingin mengingatkan kepada umat manusia untuk selalu pedui lingkungan, terutama kepedulian atas kelestarian hutan,” kata Kadivre Perhutani Jatim, Sangudi Muhamad, seusai mancal. (saw/saw)