Kabupaten Pasuruan Masuk 50 Kota/Kabupaten Gerakan 100 Smart City

0
91

 

Pasuruan (wartabromo.com) – Kabupaten Pasuruan terpilih menjadi 50 kota/kabupaten Gerakan 100 Smart City. Untuk itu, Pemkab Pasuruan melakukan sosialisasi “Pilot Project” Gerakan 100 Smart City ke semua OPD hingga pejabat di kecamatan, Selasa (17/7/2018).

Kominfo Kabupaten Pasuruan mendatangkan Staf Ahli Bidang Teknologi pada Kementerian Kominfo RI, Heri Abdul Aziz untuk berbagi ilmu seputar Smart City, di Gedung Serbaguna Pemkab Pasuruan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menyatukan perspektif tentang penerapan teknologi informasi dalam pengembangan program Gerakan 100 Smart City. Khususnya untuk mewujudkan Kabupaten Pasuruan sebagai “Kota/Kabupaten Cerdas” yang mampu membantu serta mempermudah seluruh kebutuhan masyarakat.

“Semua lembaga terkait harus ikut mendukung program ini, karena ada niatan mulia di dalamnya, yakni mengelola sumber daya manusia yang mumpuni dan gak ketinggalan jaman, dan pada akhirnya memberikan kemudahan layanan dan akses kepada masyarakat,” kata Syaifudin.

Dikatakan kemudian, Smart City ini merupakan konsep penataan kota yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah, seiring percepatan dan keterbukaan informasi.

“Smart City juga merupakan wujud transparansi dan pertanggung jawaban pemerintah terhadap pengelolaan anggaran melalui berbagai kebijakan. Kita berupaya memanfaatkan teknologi komunikasi untuk pengelolaan kota yang lebih baik dan tentunya untuk pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji dalam sambutannya menjelaskan, untuk menuju Smart City, Pemkab Pasuruan telah melakukan berbagai macam tahapan. Mulai dari pendaftaran, evaluasi pelaporan, administrasi dan teknis, kemudian dilanjutkan dengan FGD (Forum Group Discussion) serta pemaparan tentang potensi pemerintah kabupaten dalam rangka membangun sarana dan prasarana tekhnologi informasi dan persandian di Kabupaten Pasuruan.

“Output dari seluruh tahapan adalah tersusunnya masterplan pengembangan smart city di Kabupaten Pasuruan. Sedangkan outcome yang diharapkan adalah mewujudkan Kabupaten Pasuruan sebagai Kota Cerdas yang bisa memecahkan seluruh permasalahan di wilayah kita sendiri. Itu endingnya,” katanya.

Di sisi lain, Heri Abdul Aziz mengungkapkan, Pengembangan menuju 100 Smart City ini merupakan gagasan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan didukung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kedepannya, Kabupaten Pasuruan diharapkan mampu menciptakan masterplan smart city sebagai landasan pembangunan untuk jangka waktu lima hingga 10 tahun ke depan.

“Masterplan ini berperan vital sebagai landasan materi dan panduan pembangunan kota masa kini dan masa depan. Ini juga bisa membantu pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan, regulasi, dan arah prioritas pembangunan kota,” ucap pria asli dari Kota Pasuruan itu. (mil/may)