Menag Minta Jamaah Haji Jaga Kesehatan

0
44

Surabaya (wartabromo.com) – Suhu cuaca di negara Saudi Arabia saat musim ini berkisar diantara 42 hingga 50 derajat celcius. Menteri Agama (Menag) RI Lukman Hakim Saifuddin pun menghimbau jamaah haji untuk menjaga kesehatannya selama menjalani ibadah haji.

Hal itu diungkapkan oleh Menag saat melepas kelompok terbang (kloter) 1 asal Kabupaten Situbondo di asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (17/7/2018). Dihadapan 450 jamaah, Lukman meminta para tamu Allah untuk menjaga kesehatan dan membaca buku tuntunan haji.

“Ibadah haji membutuhkan ketahanan fisik ekstra. Karena itu harus menjaga pola makan dan kesehatan agar selalu fit. Serta memahami pedoman buku manasik haji yang telah diberikan. Selain itu menjaga sikap dan mampu menjaga nama baik Indonesia di tanah suci Makkah// selain itu,” kata Menag.

Lukman mengatakan untuk tahun ini, ada rekam biometrik. Dimana CJH tidak perlu lagi mengantre untuk mengurus imigrasi. Sebab, proses imigrasi sebagian besar dilakukan di Indonesia, yakni di embarkasi Juanda dan Soekarno-Hatta. Dengan inovasi itu, jamaah tidak perlu menunggu hingga 7 jam di bandara.

“Jamaah tidak perlu lagi melakukan imigrasi di tanah suci, pasalnya seluruh peroses imigrasi. Sekarang bisa langsung masuk bandara dan masuk ke bus masing-masing yang telah di siapkan oleh pemerintah,” tandas Lukman.

Sementara itu, anggota komisi VIII DPR-RI Hamka Haq meminta penyelenggara haji, dalam hal ini Kementerian Agama untuk mastikan catering jamaah haji 2018 aman tidak terjadi keterlambatan. Serta menjaga kualitas makanan yang akan dikonsumsi oleh jamaah.

“Kami minta kemeterian agama untuk menjaga kualitas makanan, sehingga tidak rusak dan bisa dikonsumsi oleh jamaah. Kami juga berpesan agar jamaah tidak menunda makanan, seperti jatah makan pagi dimakan saat siang,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Pasuruan-probolinggo ini.

Pada tahun Ini, embarkasi Surabaya memberangkatkan 36.640 calon jamaah haji. Rinciannya terdiri 35.270 jamaah dari Provinsi Jawa Timur, 700 orang dari Provinsi Bali dan 670 dari Nusa Tenggara Timur. Para jamaah Ini, terbagi dalam 83 kelompok terbang atau kloter yang rencananya akan diterbangkan ke tanah suci sejak hari ini hingga 15 Agustus. (cho/saw)