Genggong Berduka, Nyai Endah Nihayati Wafat

0
2097

Probolinggo (wartabromo.com) – Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo berduka. Salah satu pengasuh santri putri, yakni Nyai Hj. Endah Nihayati binti KH. Moh. Saifourridjal wafat pada Senin (23/7/2018) siang.

Kabar meninggalnya Nyai Endah Nihayati dibenarkan oleh KH. dr. Moh. Haris Damanhuri, keponakannya. Nyai En, begitu ia disapa, meninggal di rumah sakit dr. Moh Saleh Kota Probolinggo sekitar pukul 12.03.

“Betul bibi kami telah wafat saat dirawat di Rumah Sakit,” tuturnya melalui sambungan selular.

Gus Haris, menuturkan bibinya tersebut sebelumnya tidak diketahui mengidap penyakit kronis. Namun, sebelum meninggal, pada pagi harinya putri pasangan KH. Moh. Syaifurridjal dengan Nyai Hajah Hafsawaty itu, mengalami sakit. Saat itu anak ke 4 dari 6 bersaudara tersebut, mendapat serangan darah tinggi di kamar mandi rumahnya. Ia pun terduduk dan sempat memanggil santrinya.

Karena kondisinya cukup mengkhawatirkan, Nyai En dilarikan ke RS. Graha Sehat Kraksaan. Ternyata setelah diperiksa, pembuluh darah Nyai En pecah. Sehingga oleh tim medis, dirujuk ke RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo untuk menjalani CT Scan. Akibat tekanan darah tinggi itu, menyebabkan pendarahan pada otak.

Oleh tim medis dan keluarga, adik dari KH. Moh. Hasan Mutawakkil direncanakan untuk dirujuk ke Surabaya. Sebelum dirujuk, Nyai Endah dirawat terlebih dahulu di Instalasi Care Unit (ICU) untuk menstabilkan kondisinya. Namun, saat masih menjalani perawatan di ICU, sang pencipta memanggilnya. Ia meninggalkan 2 putra yang masih remaja.

“Atas nama keluarga besar Genggong, kami memohon maaf jika selama hidup beliau ada kata salah dan perbuatan yang menyinggung masayarakat, khusunya warga Kabupaten Probolinggo. Kami juga meminta bantuan doa agar beliau diterima disisi Allah. Dan kami yang ditinggalkan bisa tabah dan ikhlas,” tandas Gus Haris. (saw/saw)