7.000 Mangrove Hijaukan Pantai Pilang

0
307
Sejumlah pegiat lingkungan menanam bibit mangrove di pantai Permata Pilang, Kota Probolinggo. Sebanyak 7.000 bibit mangrove ditanam untuk menghijaukan kawasan pantai, sekaligus memperingati Hari Konservasi Alam. Nasional 2018.

Probolinggo (wartabromo.com) – Sebanyak 7.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pantai Permata Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Minggu (12/8/2018). Selain menghijaukan kawasan pantai, penanaman ini juga untuk memperingati Hari Konservasi Alam. Nasional 2018.

Sejumlah penggiat kelestarian alam melakukan penanaman bibit pohon mangrove di kawasan pantai Permata Pilang, mengajak sejumlah siswa, PemKot Probolinggo, polisi TNI dan Tagana Kota Probolinggo. Tak lupa, warga sekitar ikut dalam aksi ini. Ada sekitar 7.000 bibit mangrove yang ditanam oleh mereka di sepanjang pantai.

Koordinator Laskar Hijau Dimas Adrianto mengungkap pentingnya penanaman mangrove di bibir pantai. Diantaranya dapat membentengi bibir pantai dari abrasi ketika pasang tinggi. Juga melindungi biota laut yang hidup di bawah pohon mangrove.

“Penanaman pohon khususnya di bibir pantai, membentengi dari abrasi dan perlindungan biota laut yang hidup di pohon mangrove. Kali ini, penanaman mangrove tersebut dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional yang biasanya jatuh pada 10 Agustus,” tuturnya.

Dimas juga menambahkan, ke depan pihaknya terus menggalakkan masyarakat akan pentingnya penanaman pohon mangrove tersebut. “Peran serta masyarakat sekitar sangat penting. Nantinya merekalah yang paling mendapat manfaat dari penghijauan pantai ini,” tambah Dimas.

Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) merupakan hari peringatan untuk mengampanyekan pentingnya konservasi alam bagi kesejahteraan masyarakat. HKAN juga sebagai ajang mengedukasi dan mengajak masyarakat, berperan aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam.
HKAN ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 10 Agustus 2009 lalu. Hari peringatan ini dikoordinir langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. (saw/saw)