Diburu Polisi, Kades Tlogosari Serahkan Diri

0
1259
Kades Tlogosari, S (peci hitam) di depan penyidik Satreskrim Polres Probolinggo. Ia menyerahkan diri setelah dikait-kaitkan dengan kasus amuk massa hingga seorang pencuri tewas terbakar.

Probolinggo (wartabromo.com) – Setelah menghilang selama 5 hari, Kepala Desa (Kades) Tlogosari berinisial S, akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Sang Kades, sebelumnya diburu anggota Satreskrim Polres Probolinggo, diduga terlibat pembakaran terhadap Samhadi alias Essam.

Informasi yang didapat wartabromo.com, S menyerahkan diri ke polisi pada Sabtu (11/8/2018) sekitar pukul 24.00 WIB. Ia datang ke Mapolres Probolinggo dengan diantar oleh beberapa kerabatnya. S menggunakan peci hitam dan memakai sweeter kombinasi putih-biru-hitam saat menemui penyidik.

“Pak Kades dengan kesadaran sendiri datang ke kami. Memang sebelumnya kami berkomunikasi secara intensif dengan keluarganya agar dia datang memenuhi panggilan kami. Sebelumnya pada Jumat kemarin berjanji mau datang, tapi setelah ditunggu-tunggu tak jadi datang,” ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP. Riyanto, Minggu (12/8/2018).

Riyanto mengatakan saat ini, S menjalani pemeriksaan secara intensif di ruang penyidik unit Pidum. Polisi tengah mendalami keterlibatan S, yang oleh warganya disebut-sebut bertanggungjawab terhadap pembakaran Samhadi hidup-hidup. Dengan jaminan petingginya itu, warga Dusun Darungan berani melalukan persekusi.

“Anggota tengah memeriksanya secara intensif. Ada waktu selama dua puluh empat jam, bagi kami untuk memeriksanya. Jika cukup bukti, besok kami keluarkan surat perintah penahanan. Jika tidak dia kami lepaskan,” kata Kasatreskrim.

Sebelumnya oknum Kades ini diburu polisi, karena diduga sebagai dalang, kasus penganiayaan dan pembakaran maling secara hidup-hidup di Dusun Darungan, Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris pada 9 Juli lalu. Polisi pun telah menetapkan 7 warga Desa setempat sebagai tersangka dalam kasus ini. (saw/saw)