Koran Online 14 Agustus : Pemkot Pasuruan Bangun Taman Rekreasi, hingga Ribuan Bendera di Lautan Pasir Bromo

0
537
Warga Tengger Bromo, saat memasang bendera merah putih di patok pembatas lautan pasir, Senin (13/8/2018). Sebanyak 1.900 bendera dikibarkan, untuk dilanjutkan besok di hari Pramuka, hingga berjumlah 2.018 bendera.

Beragam peristiwa kami sajikan pada 13 Agustus 2018 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Selasa (14/8/2018). Mulai Pemkot Pasuruan Bangun Taman Rekreasi, hingga Ribuan Bendera Berkibar di Lautan Pasir Bromo:

  1. Ditabrak Kereta Hingga Masuk Sungai di Rejoso, Mr. X Tewas
Warga mengevakuasi seorang pria tanpa identitas, dari dalam sungai, Senin (13/8/2018). (Foto: Istimewa)

Rejoso (wartabromo.com) – Seorang pejalan kaki tewas ditabrak kereta api di Desa Lingkung Lawas, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (13/8/2018) pagi. Pria tanpa identitas ini terseret kereta api hingga masuk ke sungai.

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Ridwan, warga sekitar mengatakan, saat itu Mr. X sedang berjalan di tengah rel kereta api dari arah timur menuju barat. Disaat bersamaan, datang kereta api dari arah timur. Mr. X pun tertabrak kereta dan terseret hingga kurang lebih 50 meter. Simak Selengkapnya.

  1. Geger Temu Bayi Di Kalibuntu
Bayi yang ditemukan salah seorang warga Kalibuntu, di teras rumahnya, Senin (13/8/2018). (Foto : Istimewa)

Probolinggo (wartabromo.com) – Warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (13/8/2018) dinihari, geger. Mereka dikejutkan dengan penemuan bayi laki-laki di teras rumah Rusmini.

Sekitar pukul 01.30, Rusmini yang merupakan warga Dusun Sambilangan 1 RT 8/ RW 4 dikejutkan dengan suara tangisan bayi. Karena gelap, ia mengajak suaminya untuk mencari asal suara tangisan itu. Betapa kagetnya ketika keluar rumah, ternyata ada bungkusan kain batik di pojok terasnya. Simak Selengkapnya.

  1. Datangi Kejaksaan, Warga Pulokerto Serahkan Bukti Tambahan Kasus Proyek DD
Tujuh warga Pulokerto datangi kantor Kejari Pasuruan, Senin (13/8/2018). Mereka datang, serahkan bukti tambahan terkait kasus proyek paving tahun 2017.

Bangil (wartabromo.com) – Warga Desa Pulokerto kembali datangi kantor Kejaksaan Negeri Pasuruan (Kejari), Senin (13/8/2018). Mereka serahkan bukti tambahan terkait penyimpangan proyek paving bersumber dari Dana Desa tahun 2017.

Sebanyak tujuh warga Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan berada di kantor yang berada di Jalanraya Raci, Kabupaten Pasuruan ini. Simak Selengkapnya.

  1. Kikis Kesenjangan, Pemkot Pasuruan Akan Bangun Tempat Rekreasi di Pesisir Utara
Gerbang pintu pelabuhan Kota Pasuruan, Minggu (12/8/2018). Pemkot Pasuruan dalam waktu dekat berencana membangun tempat rekreasi di kawasan pesisir utara.

Pasuruan (wartabromo.com) -Pemerintah Kota Pasuruan berencana membangun tempat rekreasi di kawasan utara Kota Pasuruan. Upaya itu dilakukan untuk mengurangi kesenjangan antara wilayah selatan dan utara.

Walikota Pasuruan, Setiyono mengungkapkan, keinginan itu didasarkan pada proyeksi pengembangan, setelah menilai masih terdapat ketimpangan sosial di wilayah yang dipimpinnya. Simak Selengkapnya.

  1. Warga Tengger Pasang Ribuan Bendera di Lautan Pasir
Warga Tengger Bromo, saat memasang bendera merah putih di patok pembatas lautan pasir, Senin (13/8/2018). Sebanyak 1.900 bendera dikibarkan, untuk dilanjutkan besok di hari Pramuka, hingga berjumlah 2.018 bendera.

Probolinggo (wartabromo.com) – Warga Suku Tengger di Kabupaten Probolinggo tegakkan ribuan bendera merah putih, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 73, Senin (13/8/2018). Uniknya, ribuan bendera dipasang di patok pembatas sepanjang jalur di lautan pasir Gunung Bromo.

Memanfaatkan bentang alam, puluhan warga Suku Tengger melakukan cara yang tak biasa dalam menyambut HUT Kemerdekaan. Warga dari berbagai komunitas itu, memasang bendera merah putih di patok yang berada di kaldera Gunung Bromo itu. Setiap patok dipasangi bendera merah putih yang sebelumnya telah diikat pada sebatang bambu. Simak Selengkapnya.