Kuli Bangunan Tewas Tertabrak Truk saat Berangkat Jumatan

0
3297

Kraksaan (wartabromo.com) – Dua kuli bangunan alami kecelakaan di jalur pantura Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Probolinggo, Jumat (14/9/2018). Satu diantaranya tewas di tempat kejadian, sementara rekannya alami luka berat.

Informasi yang didapat wartabromo.com, kedua korban itu diketahui bernama Mulyadi (43) Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron, dan Sucipto (64), warga Desa Selogudik, Kecamatan Pajarakan. Mereka mengendarai motor Honda Supra Nopol W-3362-FT, hendak berangkat menunaikan ibadah shalat Jumat, sekitar pukul 11.00 WIB.

Kedua kuli bangunan itu, berboncengan berangkat ke masjid dari gudang tembakau Jarum yang berada di selatan jalan. “Iya, saya mau ke masjid. Terus saya ini kenapa?,” ujar Sucipto, setengah bingung saat ditemui di IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Usai menyeberang, Sucipto mengarahkan motornya ke arah timur. Nahas, saat menyalip mobil di depannya, motor keduanya dihantam truk muatan tebu nopol N-8217-UQ yang dikemudikan Khaerul Anam (25), warga Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron. Lokasinya berada di depan pabrik rokok PT. Sampoerna atau sekitar 20 meter dari tempat kerja korban.

Akibatnya korban Mulyadi terjatuh dan sempat terseret sejauh sekitar 10 meter. Korban Mulyadi tewas di lokasi kejadian. Sementara, korban Sucipto alami luka serius dengan kondisi kaki kiri patah.

“Korban sempat terseret truk mas. Saat truk berhenti, korban sudah tidak bernyawa,” tutur Andika, satpam PT. Sampoerna, yang sempat menyaksikan peristiwa itu.

Petugas Satlantas Polres Probolinggo yang datang ke lokasi, langsung melarikan korban Sucipto ke rumah sakit. Baru setelah itu, mengevakuasi korban tewas langsung ke kamar mayat. Sementara sepeda motor korban, truk dan sopirnya diamankan ke Pos Sumberlele Kraksaan. “Masih kami selidiki kasus kecelakaan yang mengakibatkan korban tewas tersebut,” Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda I Nyoman Harayasa. (cho/saw)