Peternak Sapi di 5 Kabupaten Dapat Kucuran KUR Rp 20 Miliar

0
269
Ilustrasi KUR

Probolinggo (wartabromo.com) – Potensi peternakan sapi sebagai sektor produktif di Indonesia dinilai menjanjikan. Peternak sapi yang di 5 kabupaten di Jawa Timur pun mendapat fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 20 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Vice President SME & Commercial Business BCA Ade Bachtiar, kepada wartabromo.com menuturkan, Rp 20 miliar itu dibagi sesuai porsi masing-masing, untuk KUR Mikro Rp 5 Miliar dan KUR Kecil Rp15 miliar. Rencananya, penyaluran itu akan menggunakan sistem pola channeling melalui kerjasama dengan BPR Karya Perdana Sejahtera. Sasarannya adalah peternak sapi di Probolinggo, Malang, Blitar, Jember, dan Lumajang

“Fasilitas kredit ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peternak sapi UMKM berupa kemudahan akses dana untuk pengembangan usaha ternak sapi yang penting bagi keberlangsungan dan pengembangan usaha yang dirintisnya,” ujarnya, Jumat (14/9/2018).

Ade mengatakan plafon dari kerjasama ini merupakan jumlah terbesar yang pernah diberikan BCA untuk penyaluran KUR di sektor peternakan sapi. Sebab dalam ada aturan baru, jika penyedia dana KUR harus mengimplementasikan 50 persen ke sektor produktif.

Tujuannya agar pembiayaan ini tidak konsen ke hilir semata, tapi hulu juga diperkuat. Semisal hilir kuat, tapi hulu lemah, maka bisa berpotensi terjadinya inflasi.

“Ini komitmen kami untuk mendukung program pemerintah dalam penyaluran KIR di sektor produktif. Makanya kami mulai memperkuat dan menyalurkan dana KUR kami ke sektor produktif. Salah satunya ya sektor peternakan, pertanian dan lainnya. Kami tidak hanya fokus ke UMKM tapi ke perusahaan di atasnya juga, termasuk hari ini saya salurkan ke peternak sapi,” jelas Ade.

Penyaluran KUR ini bekerjasama dengan PT Santosa Agrindo (PT Santori) Probolinggo. Dimana peternak sapi yang bermitra dengan perusahaan pembibitan sapi itu, akan mendapat permodalan untuk pengembangan dan budi daya ternak sapi.

“Kami berinisiatif menyalurkan KUR dengan plafon ke peternak maksimal Rp 200 juta dengan pembayaran sistem Yarnen sebagai kemudahan akses dana untuk pengembangan usaha ternak sapi,” terang Direktur Utama PT Santori, Safuan Kasno Soewondo seusai penandatanganan MoU dengan BCA.

Adapun per Semester I 2018, BCA telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) Rp67,16 Miliar. Penyaluran KUR tersebut sudah mencapai 61,1% dari target tahunan Rp110 Miliar, yang sekitar 42% diberikan ke sektor produktif dari total KUR.

“Program kemitraan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan populasi sapi potong di Jawa Timur dan dapat membantu masyarakat dalam hal permodalan untuk pengembangan dan budi daya ternak sapi, tutup Ade. (saw/saw)