Warga Probolinggo Dibunuh Suami Adik Iparnya

0
2630
Solihin tewas setelah dibunuh oleh suami adik iparnya, Jumat (21/9/2018)

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang pria bernama Solihin (38), warga Desa Sumber Kramat, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, meregang nyawa di tangan RS (30), suami adik iparnya. Bahkan Aliana Rosida (22), istrinya, tak luput dari amukan sang ipar.

Informasi yang didapat wartabromo.com, peristiwa maut itu terjadi hutan Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 16.46. Saat itu, Solihin yang berboncengan dengan istrinya, ke rumah RS di Desa Sumber Kare. Namun di tengah jembatan jalan menuju rumah, pasutri itu dihadang oleh dua orang, salah satunya RS.

Tanpa basa-basi, RS langsung menusuk korban dengan parang. Serangan membabi-buta itu, membuat korban tumbang. Ia mengalami luka tusuk di dada, perut atas, bahu kanan, pinggang atas 3 bacokan. Akibat kehabisan darah, Solihin tewas di lokasi kejadian.

Selain mengakibatkan Solihin tewas, serangan itu juga membuat Aliana alami luka pada tangan kanan dan jempolnya. Sebab, Aliana berusaha melerai, namun terkena sabetan golok pelaku.

“Saya kenal itu adik ipar saya, karena dia tak mengenakan penutup kepala. Kalau temannya tidak tahu, hanya terlihat matanya saja,” tutur Aliana di IGD RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.

Menurut Kapolsek Wonomerto, AKP. Sugianto, peristiwa berdarah itu diduga karena urusan asmara. Dimana pelaku, menduga korban berselingkuh dengan istrinya. Padahal, istri pelaku adalah adik kandung istri korban. Karena itu, RS mengajak Solihin bertemu ke rumahnya. Ajakan itu disetujui oleh korban.

Agar permasalahan asmara antar keluarga itu jernih, Solihin mengajak istrinya ke rumah RS. Namun, di tengah hutan menjelang lokasi tujuan, Solihin dihadang oleh dua orang, salah satunya RS. Bersama yang tidak diketahui identitasnya itu, RS membacok korban.

“Pelakunya ada dua orang, saat ini masih dalam pengejaran. Kami sudah kantongi identitas salah satu pelakunya, diantaranya merupakan suami dari adik iparnya korban. Barang bukti yang kami amankan adalah sarung golok atau parang yang digunakan untuk membacok korban,” kata Kapolsek. (fng/saw)