Perempuan Korban Tertabrak Kereta di Oro-oro Ombo Tak Tertolong

0
2553
Palupi Dewi Maryono (27) warga Desa Argopuro, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo penumpang mobil terios nopol K-8960-EE, saat ditolong seorang warga. Ia tak mampu diselamatkan tim medis RS Bangil, meninggal pukul 16.30 WIB, Minggu (23/9/2018). Foto: Subhi.

Bangil (wartabromo.com) – Perempuan korban tertabrak kereta BBM, di Oro-oro Ombo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, tak dapat lagi ditolong. Korban meninggal, setelah lebih 6 jam mendapat perawatan medis di RSUD Bangil.

Palupi Dewi Maryono (27) warga Desa Argopuro, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo penumpang mobil terios nopol K-8960-EE, meninggal dunia pada pukul 16.30 WIB.

Kabar meninggalnya penumpang Daihatsu Terios, setelah lebih 6 jam mendapat perawatan itu, dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Rembang, Aiptu Agus Suyanto.

“Benar,” jawabnya via seluler.

Sementara sang suami, Jati Purnomo, dikabarkan sudah diperbolehkan pulang, meski menderita luka pada kaki bagian kirinya.

Sebelumnya, pada Minggu (23/09/2018) sekitar pukul 10.20 WIB, mobil Daihatsu Terios yang ditumpangi korban bersama suaminya berjalan dari arah timur.

Sesampai lokasi kejadian, tepat di perlintasan kereta api, mobil korban mengalami mati mesin. Petaka terjadi, sebuah kereta api BBM tanpa muatan melaju dari arah Malang menuju Surabaya.

Kontan, mobil korban tertabrak pada bagian kiri, hingga terseret sejauh lebih 50 meter dari lokasi kejadian. Akibat kejadian itu korban mengalami luka parah dan sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Kini jasad korban sudah dibawa oleh pihak keluarga ke Kademangan, Kota Probolinggo, untuk dapat dikebumikan. (sbi/ono)