Tertabrak Kereta di Oro-oro Ombo, Pasutri Dalam Mobil ini Selamat

0
2822
Kondisi mobil yang disopiri Purnomo, ringsek pada sisi kirinya setelah tertabrak kereta api BBM di Desa Oro-oro Ombo, Rembang, Minggu (23/9/2018). Foto: Subhi.

Rembang (wartabromo.com) – Sebuah mobil tertabrak kereta api BBM di perlintasan tak berpalang pintu di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Minggu (23/9/2018). Beruntung, penumpang mobil selamat, meski harus dilarikan ke rumah sakit.

Dari sejumlah keterangan, korban bernama Jati Purnomo (33) warga Patangpuluhan, Kecamatan Wirodrajan, Yogjakarta dan Palupi Dewi Maryono (27) warga Desa Argopuro, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Keduanya harus dilarikan UGD RSUD Bangil, usai mobil yang ditumpangi tertabrak kereta api BBM tanpa muatan. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.20 WIB di Dusun Sumberboto, Desa Oro-oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang.

Kanitreskrim Polsek Rembang, Aiptu Agus Suyanto menjelasakan, mobil bernopol K-8960-EE tersebut, sebelumnya berjalan dari arah timur. Sesampai di lokasi kejadian, tanpa diduga mesin kendaraan mati. Ngerinya, sebuah kereta BBM dengan nomor loko CC2626 dimasinisi oleh Jefri, melaju cukup kencang dari arah selatan.

Dengan seketika mobil yang kondisi mesin mati di tengah rel itu, langsung tertabrak pada bagian kiri dan sempat terseret sejauh kurang lebih 50 Meter.

“Mereka pasangan suami istri yang menikah 2 tahun. Membeli mangga di Desa setempat, diduga tidak mengetahui datangnya kereta dari arah selatan,” terangnya.

Beruntung, meski tertabrak, nyawa keduanya masih melekat. Palupi mengalami luka patah lengan kiri, paha kanan kiri, kepala belakang lecet. Sedangkan Purnomo, disebut hanya menderita luka lecet pada kaki kiri.

Kini keduanya telah dirawat di UGD RSUD Bangil. Sementara polisi masih mencatat dan memeriksa sejumlah saksi terkait kecelakaan ini. (sbi/ono)