Jokowi-Ma’ruf Raih 78% di Pasuruan, Anwar Sadad: Tak Masuk Akal

0
2793

Pasuruan (wartabromo.com) – Irsyad Yusuf yakin Pasangan calon Presiden Jokowi-Ma’ruf di Kabupaten Pasuruan, peroleh 78% suara. Raihan selaras dengan perolehan yang diraih Irsyad di Pilbup 2018 itu mendapat sorotan.

Penilaian salah satunya disampaikan oleh Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, dengan menyatakan, ungkapan Bupati Pasuruan itu tak masuk akal.

Ia menyayangkan statement seakan-akan mengalihkan suara yang diperoleh di Pilkada Pasuruan, ketika Irsyad Yusuf belum genap sehari dilantik, menjabat Bupati Pasuruan.

“Menurut saya statemen itu sangat tidak masuk akal,” tandas Sadad.

Angka 78%, menurut Sadad terdapat suara kader dan simpatisan partai-partai pengusung Prabowo-Sandi, salah satunya Partai Gerindra.

Diketahui, pada Pilkada Serentak lalu, Irsyad Yusuf bersama Mujib Imron, menjadi pasangan calon tunggal, setelah didukung oleh seluruh pemilik 50 kursi DPRD Kabupaten Pasuruan.

Pria yang masih dalam kekerabatan Pondok Pesantren Sidogiri itu memaknai, bila perolehan yang diraih Irsyad Yusuf, ketika itu hanya berhadapan dengan kotak kosong (bumbung kosong).

Sehingga ia menilai, pernyataan Irsyad Yusuf, yang juga Ketua PKB Pasuruan itu di luar nalar. Pasalnya, suara 78% itu, sebenarnya juga bagian dari suara partai, yang saat ini termasuk dalam koalisi Prabowo-Sandi.

“Berarti dia menganggap Prabowo-Sandi sebagai bumbung kosong,” ungkapnya penuh tanya.

Diwartakan, Irsyad Yusuf meyakini dapat merebut 78% suara warga Kabupaten Pasuruan, untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Pemilihan Presiden 2019. Jumlah itu selaras dengan raihan suara, yang diperoleh Irsyad Yusuf bersama Mujib Imron di Pilkada Pasuruan 2018 beberapa waktu lalu. (ono/ono)