Warta Pilihan : Kronologi Penangkapan hingga Sandi “Geng” Setiyono

0
1428

Penangkapan Walikota Pasuruan menjadi peristiwa yang mengejutkan bagi warga Kota Pasuruan. Berikut kami lampirkan Topik Pilihan OTT KPK di Kota Pasuruan. Mulai Kronologi Penangkapan hingga Sandi “Geng” Setiyono :

1. Ini Cerita Penangkapan Setiyono versi KPK

Pasuruan (wartabromo.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi penangkapan orang yang terlibat suap proyek di Kota Pasuruan. Wahyu, orang yang diamankan pertama oleh KPK, sebelum akhirnya menyebut Walikota Pasuruan.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, mulanya pada Kamis (4/10/2018) sekira pukul 05.30, tim KPK mengamankan Wahyu Tri Hardianto, staf kelurahan Purutrejo. Dari tangan Wahyu, KPK berhasil mengamankan kartu ATM dan buku tabungan miliknya, beserta uang tunai sebesar Rp 5,1 juta. Simak Selengkapnya.

 

2. KPK Tetapkan Setiyono Sebagai Tersangka

Jakarta (wartabromo.com) – Walikota Pasuruan, Setiyono ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Jumat (5/10/2018). Tiga orang lain juga ikut ditetapkan sebagai tersangka kasus suap proyek pada Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pasuruan.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan 4 orang tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata. Simak Selengkapnya.

3. Terima Suap PLUT-KUMKM, Membuat Setiyono Ditahan KPK

Pasuruan (wartabromo.com) – Wali Kota Pasuruan, Setiyono resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Jum’at (5/10/2018). Orang nomor satu di Pasuruan itu menerima suap dari proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT–KUMKM).

Proyek ini disebut-sebut telah diatur oleh Wali Kota, lewat tiga orang kepercayaannya, yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Simak Selengkapnya.

4. Tangan Kotor Setiyono Berjuluk “Trio Kwek-Kwek”

Pasuruan (wartabromo.com) – Sejumlah proyek di Lingkungan Pemkot Pasuruan diduga diatur oleh Walikota Pasuruan. Proyek dimainkan melalui tiga orang dekat Setiyono yang disebut “Trio Kwek-Kwek”.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, ada kesepakatan komitmen fee dalam setiap proyek di Pemkot Pasuruan. Simak Selengkapnya.

5. Ada “Apel” dan “Semen Campuran” di Kasus Suap Setiyono

Pasuruan (wartabromo.com) – Setiyono beserta keempat tersangka suap proyek di Dinas Koperasi dan UMKM gunakan beberapa “sandi” untuk menutupi kecurangannya. Ada “Apel” hingga “Semen Campuran” yang digunakan sebagai kode ala Setiyono dkk.

Rupanya, kedok petinggi Negeri seperti Angelina Sondakh, diterapkan pada beberapa proyek di Kota Pasuruan. Setiyono and the genk menggunakan sejumlah sandi diantaranya “Apel”, dan “Semen Campuran”. Simak Selengkapnya.