Jurnalis Ngamen Galang Donasi Palu

0
166

Probolinggo (wartabromo.com) – Belasan wartawan, tergabung dalam Pokja Jurnalis Kraksaan menggelar aksi ngamen di jalan Panglima Sudirman, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (11/10/2018). Aksi sosial Itu, bertujuan menggalang dana untuk korban bencana gempa bumi dan Tsunami Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Wartawan cetak, televisi dan online tersebut berbagi peran dalam menggalang dana. Ada yang bernyanyi alias ngamen di depan Alun-alun Kota Kraksaan. Sebagian berdiri di tengah dan pinggir jalan untuk menjemput donasi dari pengendara yang melintas. Selain Itu, ada juga yang menyasar ke sekolah dan kantor instansi terdekat.

Seorang jurnalis, terima sumbangan dari pengguna jalan

Aksi spontanitas para pemburu berita ini, mendapatkan apresiasi positif dari penggunaan jalan dan warga sekitar. Mereka banyak yang menjulurkan uangnya ke dalam kotak penggalangan dana. Sementara mereka yang tidak berdinas, melambatkan laju kendaraannya.

Bahkan, Kapolres AKBP Fadly Samad, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, Wakil Ketua DPRD Wahid Nurahman, Kepala Diskominfo Tutug Edi Utomo yang baru selesai melaksanakan rapat paripurna turut ambil peran. Selain menyumbang dana untuk korban bencana, mereka juga turun ke jalan mengais donasi dari pengguna jalan raya.

“Saya mengapresiasi aksi sosial ini. Mereka menunjukkan kepada semua bahwa kita harus saling berempati terhadap musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Tanpa membedakan agama, suku dan bangsa. Harapannya, kita semua dijauhkan dari segala musibah yang akan datang,” kata Wabup Timbul.

Sementara itu, ketua Pokja Jurnalis Kraksaan Richard de Masrere, mengatakan, aksi tersebut untuk memggugah masyarakat agar peduli pada korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala. “Dana itu akan kami salurkan kepada panyalur yang terpercaya dan bertanggunv jawab,” ujarnya.

Penggalangan dana selama hampir 3 jam itu, terkumpul donasi sebesar Rp 6.215.700. Rencananya, pada Jumat (12/10/2018), dana yang terkumpul diserahkan ke salah satu perusahaan media massa yang membuka dompet peduli bencana yang telah menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal itu. (saw/saw)