Pemkab Pasuruan Percepat Penanggulangan Kekeringan

0
494

Pasuruan (wartabromo.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengidentifikasi desa terdampak kekeringan. Upaya dilakukan untuk menentukan langkah-langkah percepatan penanggulangannya.

Sepanjang 2018 ini, sedikitnya 20 desa di wilayah Kabupaten Pasuruan dinyatakan rawan kekeringan dengan kategori kritis.

Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron (Gus Mujib) mengungkapkan, pihaknya perlu segera melakukan langkah percepatan, hingga dapat melakukan penanganan agar warga terdampak, mendapat asupan air bersih.

Upaya pun dilakukan dengan melihat secara langsung ke desa-desa terdampak kekeringan. Setidaknya, langkah awal ini, sebagai upaya identifikasi, sehingga dapat segera diputuskan kebijakan atau langkah strategis penanganan kekeringan.

Sejumlah temuan, kemudian dicatatnya, salah satunya adalah pompa di sejumlah desa bermasalah. Seperti di Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayaan, yang disambangi Gus Mujib, Kamis (11/10/2018).

“Untuk pompa rusak, tahun ini kami sudah anggarkan untuk dilakukan perbaikan,” kata Gus Mujib saat berada di Desa Kedung Pengaron.

Gus Mujib mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan memperbanyak sumur bor permanen bagi desa yang pompa airnya rusak.
Sedangkan bagi desa yang debit airnya sangat kecil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) perlu meningkatkan volume droping air bersih.

“Sementara ini, penyaluran air, sebanyak 2 tangki tiap hari,” terang Gus Mujib.

Ditambahkan kemudian, Gus Mujib berharap, BPBD harus segera memenuhi kebutuhan warga desa yang dilanda kekeringan, minimal untuk masak dan minum tercukupi.

“Syukur-syukur untuk wudhu, adus gede, nek gak ngunu lak junub terus,” candanya.

Diketahui, sedikitnya 20 desa terdampak kekeringan diantaranya, Desa Cukur Guling, Karangjati, Karangasem, Watulumbung dan Desa Lumbang di Kecamatan Lumbang. Berikutnya Desa Balunganyar, Pasinan, Semedusari, dan Wates, Kecamatan Lekok.

Selanjutnya, Desa Jeladri, Kedungrejo dan Sumberrejo, Kecamatan Winongan. Kemudian, Desa Sibon, Petung, Klakah, Tambakrejo, Mangguan dan Ngantungan, Kecamatan Pasrepan, serta Desa Bulusari, Kecamatan Gempol. (trl/ono)