Rumah Retak Akibat Gempa di Situbondo, Keluarga ini Ngungsi

0
438
Sejumlah personel TNI dan Polri bergotong royong bersihkan rumah keluarga Alwasik Wirayuda (31), warga Desa Alas Pandan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Kamis (11/10/2018). Rumah ini rusak akibat terkena gempa bumi di Situbondo.

Probolinggo (wartabromo.com) – Rumah milik keluarga Alwasik Wirayuda (31), warga Desa Alas Pandan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, rusak akibat terkena gempa bumi di Situbondo. Keluarga inipun mengungsi karena kondisinya membahayakan.

Terlihat dinding batu bata bagian kiri rumah roboh akibat goncangan gempa bumi. Pada sebagian besar rumah berukuran sekitar 6×12 meter itu, retak. Sehingga sangat membahayakan bagi keselamatan keluarga muda itu. Kondisi bangunan bisa saja sewaktu-waktu roboh.

“Anak dan istri langsung keluar rumah. Awalnya hanya goncangan kecil. Tapi selang beberapa detik baru goncangannya mulai membesar, sehingga tembok di sebelah utara roboh. Waktu itu kami tidur di ruang tamu,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jum’at (12/10/2018).

Ia dan kedua anaknya, yakni Ummu Rosyida (25), serta Nayfa Fadila (2), kini mengungsi di rumah Susunaida (43), mertuanya. Tempat tinggal sementara itu, akan dihuni hingga rumah keluarga kecil itu, diperbaiki.

“Karena di rumah sudah tidak bisa ditempati lagi, mau tidak mau ya ngungsi dulu ke rumah mertua untuk sementara waktu sampai rumah kami bisa ditempati kembali,” tuturnya.

Rumah kemudian diperbaiki oleh warga bersama aparat pemerintah, bahkan dari TNI-Polri. Sekitar 50 orang bergotong-royong memperbaiki rumah peternak ayam kampung ini.

“Selain bantuan fisik, kami juga memberikan bantuan berupa sembako serta biaya untuk pembangunan. Disamping itu juga, nanti ada tim kesehatan untuk mengecek masyarakat sekitar apakah ada dampak lain yang memengaruhi, baik itu kesehatan maupun psikologisnya,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP. Fadly Samad. (cho/saw)