Garap Konten Positif, Diskominfo Gandeng Pesantren

0
222
Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) 2018. di Aula Mini Universitas Nurul Jadid, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kamis (18/10/2018)

Probolinggo (wartabromo.com) – Penyalahgunaan konten negatif yang berdampak buruk di era digital tak terhindarkan. Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo menggandeng sejumlah pesantren untuk menyebarluaskan informasi positif bagi masyarakat.

Salah satu bentuknya adalah Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) 2018. Sasaran untuk Ketahanan Informasi di Era Digital itu, dilaksanakan Aula Mini Universitas Nurul Jadid, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kamis (18/10/2018). Setidaknya ada 50 mahasiswa / santri yang diajak untuk proaktif menyebar-luaskan informasi atau konten positif kepada masyarakat.

Menurut Ofie Agustin selaku Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik, Diskominfo Kabupaten Probolinggo, pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tentang Ketahanan Informasi di Era Digital mengantisipasi informasi yang tidak terbukti (Hoaks) adalah sangat penting. Dipilihnya mahasiswa dan santri, karena kalangan ini cukup representatif untuk menangkal konten-konten negatif. Karena dari segi intelektualitas cukup mampu memfilter informasi di dunia maya.

“Sebuah informasi pada era digital sudah seharusnya memberikan banyak manfaat bagi banyak orang. Bagaimana mendapatkan edukasi dari perangkat teknologi yang saat ini digunakan oleh masyarakat umum sebagai kebutuhan pokok setiap manusia. Harapannya, peserta ini rajin menulis sebuah berita yang positif dan nantinya menjadikan mitra Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” kata Ofie.

Sementara itu, M. Noer Fadli selaku wakil rektor 3 Universitas Nurul Jadid, mengatakan perkembangan teknolongi di Era digital harus menjadi perhatian semua masyarakat. Sebab banyak yang menyalahgunakan teknologi pada hal hal yang negatif membawa dampak buruk bagi masyarakat.

“Padahal dengan perkembangan teknologi di Era Digital haruslah digunakan hal hal yang baik dan positif memberikan informasi kepada msyarakat,” ujarnya. (saw/saw)