Protes, Karyawan Hotel Tretes Raya Bangun Tenda Posko Keprihatinan

0
370
Tenda posko keprihatinan sebagai bentuk protes karyawan terhadap manajemen hotel. Foto: Istimewa

Prigen (wartabromo.com) – Para karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Hotel Tretes Raya membangun tenda posko keprihatinan di halaman hotel. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pihak manajemen.

Sejak ditutupnya Tretes Raya Hotel & Resort tertanggal 28 Oktober lalu, hingga kini pihak manajemen hotel belum ada komunikasi secara langsung dengan para karyawan.

Bambang Sutrisno, Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) KEP Konferensi Serikat Pekerja Indonesia mengungkapkan, Serikat Pekerja ini hanya menuntut adanya i’tikad baik dari pihak manajemen hotel. Hal tersebut dilakukan lantaran hak karyawan belum sepenuhnya diberikan pasca penutupan hotel yang dilakukan secara mendadak.

“Sudah lebih dari 10 hari namun tak ada i’tikad baik dari manajemen, maka kami dirikan tenda keprihatinan sebagai bentuk protes,” ungkap Bambang Sutrisno geram.

Sejak Rabu malam, (7/11/2018) para Serikat Pekerja bertahan di tenda posko keprihatinan untuk tetap mengamankan aset hotel. Selain itu, banner-banner bernada protes terhadap pihak manajemen hotel juga tampak di sisi kanan-kiri hotel.

Diketahui, sehari sebelumnya para serikat pekerja bersama jajaran DPC FSP-KEP KSPI Kabupaten Pasuruan telah mendatangi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Timur. Mereka memberitahukan akan melakukan aksi protes berupa pemasangan banner-banner dan pendirian tenda posko keprihatinan di lingkungan Hotel. (trp/may)