Puluhan Ribu Santri Sesaki Taman Chandra Wilwatikta di Heroik Santri ke-4

0
1643
Puluhan Santri tampilkan tarian Saman meriahkan Heroik Santri ke-4 di Taman Chandra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (10/11/2018). Puluhan ribu santri penuhi kegiatan santri, yang berlangsung tepat di Hari Pahlawan ini.

Pandaan (wartabromo.com) – Puluhan ribu santri penuhi areal Taman Chandra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (10/11/2018). Mereka rela berpeluh, meriahkan Heroik Santri Pasuruan ke-4 tahun 2018.

Ketua LP Maarif Kabupaten Pasuruan, KH Mujib Imron mengatakan, Heroik Santri bagian dari penguatan potensi lokal, yang sepatutnya terus dijaga dan dikembangkan.

“Saya mengapresiasi kepada seluruh santri. Mohon maaf, Taman Chandra Wilwatikta Pandaan ini, sampai tertutup. Seluruh jalan (masuk) semua macet. Kami mohon maaf,” ujarnya.

Ribuan santri penuhi Taman Chandra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (10/11/2018).

Kyai yang saat ini juga menjabat Wakil Bupati Pasuruan ini melanjutkan, bila santri dapat memberikan dan meningkatkan peran dalam pendidikan dan pembangunan.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dalam sambutan mengungkapkan, Heroik Santri ke-4 kali ini, sebagai bukti perhatian pemerintah terhadap santri.

“Ini wujud, jika Kabupaten Pasuruan ini adalah Kabupaten Santri. Ini bukti pemerintah memberikan wadah dan apresiasi santri, agar tetap termotivasi, tetap belajar dan berakhlak karimah,” ujar Irsyad.

Hal yang menarik, selain mengaku bangga dengan penampilan santri dalam kegiatan yang dipadati sedikitnya 20 ribu santri ini, Gus Irsyad (panggilan akrabnya) juga memberikan perhatian terhadap keberadaan para pendamping, sehingga santri dapat berkumpul dan meriahkan Heroik Santri yang digelar tepat pada Hari Pahlawan ini.

Kesempatan ini pun dimanfaatkan Gus Irsyad dengan promote program Wak Muqidin (Wayahe Kumpul Bangun TPQ dan Madin). Menurutnya, dengan memberikan perhatian pada pendidikan, terutama TPQ dan Madin (Madrasah Diniyah),
problematika anak-anak maupun masalah sosial, yang tengah menghantui dapat dikikis.

“Dengan ilmu-ilmu agama, persoalan sosial kemasyarakatan, kriminalitas, kenakalan remaja dan kekerasan anak, bahkan peredaran narkoba dapat ditekan,” imbuhnya.

Dengan dalih yamg mendasari program Wak Mukidin itu, ia memgaku perlu dukungan semua pihak, khususnya seluruh pemangku pendidikan.

“Mudah-mudahan, dengan lentera santri. Dukungan kyai dan para alim, semua dapat berjalan, sehingga pembangunan di Kabupaten Pasuruan dapat berjalan,” pungkasnya.

Heroik Santri berlangsung semarak, berbagai unjuk kemampuan, diantaranya Shalawat didiringi musik tradisional secara kolosal ditampilkan. Kemeriahan memuncak, ketika puluhan santri menampilkan tarian Saman dengan latar bendera merah putih. (ono/ono)