21:19 - Selasa, 12 Desember 2017

Tag Archives abdur rozaq

Razia “Mandi Junub”

Razia “Mandi Junub”

Menjelang bulan becik Ramadhan, memang musim orang resik-resik. Rumah dicat, musholla dipel, dicuci karpetnya, dilap kacanya dan kuburan dibabati rumputnya. Bahkan di kota Cak Manap, ketiak dan selakangan kota di-suceni. Ditayamumkan dan dimandi junubkan. Hampir tiap saat, pagi, siang, sore atau... Selengkapnya »

“Lebih Baik Mengasuh Anak Jalanan ...

“Lebih Baik Mengasuh Anak Jalanan Daripada Pelihara Perkutut”

Malam-malam, Firman Murtado mengendap-ngendap membawa cat spray. Tolah-toleh tak ada orang, papan reklame himbauan bertuliskan “Jangan memberi uang kepada pengamen dan pengelap kaca” dekat lampu merah, disemprot pakai cat spray. Setelah itu ia menulisinya “Lebih baik mengasuh anak jalanan... Selengkapnya »

Gundul Pacul, Wakul Glimpang

Gundul Pacul, Wakul Glimpang

“Ini dulur-dulur di warung ada yang punya cangkul, ta?” tanya Gus Hafidz kepada para peminum homer Jowo di warung Cak Manap. “Buat apa gus?” tanya Wak Takrip. “Mau pinjam buat nanam pisang, wak. Punya saya patah gagangnya.” “Mboten nggadah, gus.” Kata Wak Takrip. “Lho,... Selengkapnya »

Becik Ketitik, Olo Tibomu

Becik Ketitik, Olo Tibomu

Dari perempatan sana, derung knalpotnya sudah terdengar. Karena selain brong, juga dibleyer-bleyer persis gergaji mesin. Hanya sekitar seratus meter melaju, setidaknya membuat tiga orang misuh-misuh. Cak Bakri misuh karena hampir celaka kena pepet. Wak Takrip misuh karena ia memotong jalan... Selengkapnya »

Republik Lidah Beracun

Apa gerangan tiba-tiba Gus Hafidz ngopi di warung Cak Manap? Ini tak biasa. Gus Hafidz tak seperti Ustadz Karimun yang bisa kelomproan si sembarang tempat. Gus Hafidz bukan jaga imej, tapi... Selengkapnya »

The Secret of Medit (Ngaji Begal)

Seperti biasa, sebagai orang Indonesia Raya, penanganan suatu bencana selalu terlambat di negara Firman Murtado. Hingga saat ini, bencana kemanusiaan yang kemarin menjadi viral di dunia... Selengkapnya »

Tidak Makan Gaji Buta, Syubhat Mughalladzah

Pagi, seperti biasa Firman Murtado mendapat khotbah rutin dari istrinya. Itulah salah satu multivitamin untuk ia semakin agresif dalam berbagai hal kurang waras. Kedua mertuanya sudah lama... Selengkapnya »

Lokalisasi Ketan Koya

Baru saja dapat satu seruputan kopi, Cak Mansur langsung merusak ritual Firman Murtado. Maka, rencana Firman merayakan hidup di warung langganan lamanya itu buyar seketika. Diganti dengan... Selengkapnya »

Jenang Shofar Untuk Ruwat Nasional

Sudah menjadi kebiasaan, Firman Murtado dan kawan kawan untuk selalu menyimak pengajian Gus Hafidz dari warung Cak Manap. Meski hanya sejengkal dari surau, entah mengapa para penggemar kopi itu belum... Selengkapnya »