Hasil Sidang Itsbat, Idul Adha Jatuh Pada Hari Jum’at 26 Oktober

312
Foto : Ilustrasi/wartabromo

Jakarta (wartabromo) – Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Jumat tanggal 26 oktober mendatang. Hal ini didasarkan pada sidang itsbat yang dipimpin Wakil Menteri Agama (Wamenag), Prof Nasaruddin Umar di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta, Senin (15/10).

Berdasarkan hasil hisab rukyat di 31 provinsi, ketinggian hilal masih di bawah ufuk yang didasarkan atas ijtima’ pada pukul 19.02 WIB, atau posisi hilal minus empat derajat sampai minus dua derajat di 31 provinsi.

“Sehingga jumlah bulan Dzulqaidah digenapkan 30 hari,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Mukhtar Ali dalam sidang itsbat tersebut.

Selanjutnya, Wamenag langsung membacakan putusan Sidang Itsbat yakni memutuskan 1 Dzulhijjah 1433 H jatuh pada hari Rabu, 17 Oktober 2012 sementara Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah jatuh pada hari Jumat, 26 Oktober 2012.

Dari hasil data hisab yang dilakukan oleh Badan Hisab Rukyat Kemenag menyebutkan, pada saat matahari terbenam posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk, dengan ketinggian hilal antara 04 derajat dan 25 detik sampai dengan enam derajat 34 detik.

Dengan ditetapkannya hari raya idul adha jatuh pada tanggal 26 oktober tersebut maka secara otomatis umat muslim di Indonesia akan merayakan idul adha secara bersamaan setelah sebelumnya ormas Muhammadiyah juga telah mengumumkan di hari yang sama.

Dalam sidang itsbat tersebut hadir Ketua Badan Hisab Rukyat Kemenag, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnaen dan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Prof Abdul Djamil serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam. (*)