Berantas Pekat, PSK dan Preman Ditangkapi

620

Pasuruan (wartabromo) – Jajaran aparat Kepolisian resort Pasuruan terus berupaya membasmi penyakit masyarakat mulai dari prostitusi, perjudian dan premanisme. Aksi tersebut dilakukan dengan menggelar operasi pekat semeru 2013 mulai tanggal 22 maret hingga 31 maret 2013 mendatang. Hasilnya, Para petugas di 6 Mapolsek di wilayah hukum Polres Pasuruan meringkus belasan preman, PSK dan pejudi.

Berdasarkan data yang didapatkan wartabromo, 4 orang PSK diamankan oleh petugas Polsek Wonorejo di daerah terminal taxi Desa Pakukerto. Mereka adalah para wanita penghibur yang biasa mangkal di daerah setempat, antara lain Tiari (34) warga Menyarik, Winongan ; Homsiyah (32) warga Desa Tamanrejo, Wonorejo ; Darmi (45) warga Gejugjati, Lekok dan Hasanah (32) warga Kurung Kecamatan Kejayan.

3 orang pria yang diduga preman juga ditangkap oleh petugas Polsek Prigen yakni Totok Baligermanto (35), Sukamto (27) serta Suparto (25) warga Kecamatan Prigen Pasuruan. Mereka dilaporkan kerap membuat resah warga masyarakat setempat.

Selain prostitusi dan preman, Polisi juga melibas aksi perjudian seperti judi remi dan toto gelap alias Togel. Petugas Polsek Purwosari berhasil meringkus 2 orang pelaku judi remi sementara Polsek Beji dan unit reskrim Polres Pasuruan menangkap 4 orang pelaku judi togel dari lokasi yang berbeda.

Tak hanya itu, guna menekan angka kriminalitas, polisi juga menyita ratusan botol miras dari sejumlah toko di wilayah Rembang, Beji dan Sukorejo. Miras berbagai merek tersebut disita petugas sementara para pemiliknya mendapatkan surat peringatan dan pernyataan tidak mengulangi lagi.

“Kita berharap dengan operasi pekat semeru ini, semua penyakit masyarakat bisa ditekan dan diberantas,” ujar Kasubaghumas Polres Pasuruan, AKP Suprihatin, Jum’at (29/3/2013). (yog/yog)