Dibantai Kawanan Pria Bersenjata Golok, Bapak Tewas dan Anaknya Kritis

737
Ambruk – Minarto usai mendapat perawatan pertama di RSUD Bangil. Ia kemudian dirujuk ke RSSA Malang karena lukanya parah, Senin (13/5/2013). Foto: G Arif Subagyo

Tosari (wartabromo) – Aksi pembantaian dilakukan 4 orang bersenjata tajam di Desa Sedaeng Kecamatan Tosari. Suladi (55) dan Minarto (30), bapak-anak asal Desa Pusung Malang Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan menjadi korban keganasan pelaku.

Suladi tewas seketika di lokasi dengan luka parah di bagian kepala dan lengan. Sementara anaknya, Minarto mengalami luka parah di punggung, dada dan lengan. Batok kepalanya juga bocor.

Informasi yang dihimpun, aksi brutal pelaku lakukan di sebuah jalan kebun di Desa Sedaeng Senin (13/5/2013) siang tadi. Kedua korban yang berboncengan dari perjalanan berobat dihadang para pelaku. Para pelaku yang membawa golok langsung mengahajar kedua korban membabi-buta.

Akibat perkelahian tak seimbang itu, Suladi ambruk dan tewas. Minarto yang terluka kabur menuju perkampungan meminta pertolongan. Para pelaku kabur dan kedua korban akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

“3 orang menghajar bapak (Suladi), satunya dengan saya,” ujar Minarto meringis kesakitan usai menjalani perawatan di UGD RSUD Bangil, Senin petang.

Menurut sejumlah keluarga, Minarto akan segera dirujuk ke RSSA Malang karena lukanya sangat parah.

Polisi saat ini masih mengejar pelaku. Motif pembantaian juga masih gelap. “Para pelaku tidak mengenakan cadar. Sehabis membacok langsung kabur,” kata Kapolsek Tosari AKP Suwarno. (fyd/fyd)