Lepas Lelah di Warung Dekat Mapolres, Elisabet Dijambret

421
Lapor - Elisabet (47) Korban Penjambretan melapor ke Mapolsek Bangil, Minggu (4/8/2013) malam. Foto : Hend
Lapor - Elisabet (47) Korban Penjambretan melapor ke Mapolsek Bangil, Minggu (4/8/2013) malam. Foto : Hend
Lapor – Elisabet (47) Korban Penjambretan melapor ke Mapolsek Bangil, Minggu (4/8/2013) malam. Foto : Hend

Bangil (wartabromo) – Peringatan bagi para pemudik yang melintas di Jalur Pantura arah Pasuruan- Probolinggo maupun sebaliknya. Pasalnya, aksi pencurian dan perampasan oleh para pelaku kejahatan bisa terjadi kapan pun.

Seperti yang dialami oleh Elisabet Tjipto Leksono (47) warga Jalan Dinoyo Tengah No.62 Tegalsari-Surabaya, Minggu (4/8/2013) malam. Ia terpaksa kehilangan sejumlah barang berharga miliknya lantaran dijambret oleh orang tak dikenal di sebuah warung yang tak jauh dari lokasi Mapolres Pasuruan.

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 wib saat korban bersama suaminya melepas lelah setelah menempuh perjalanan dari Bondowoso menuju Surabaya di warung Barokah yang berjarak sekitar 100 meter dari kantor Mapolres Pasuruan.

Usai merasa kenyang, Pasutri yang mengaku pengusaha makanan ringan tersebut pun menuju mobilnya yang diparkir di depan warung. Namun belum masuk mobil, secara tiba-tiba datang seorang pria dari dalam warung tersebut, yang tadinya bersamaan makan merampas tas yang dicangklongkan pada pundak kiri korban. Lantaran kaget Elisabet pun sempat berusaha mempertahankan tasnya namun dirinya kalah kuat dan jatuh terjerembab.

Usai berhasil mendapatkan tas korban, pelaku kemudian langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor. Sementara, suami korban dan sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut tak mampu mengejar pelaku.

Akibat peristiwa tersebut sejumlah barang berharga milik korban yakni kartu ATM berbagai bank, 4 buah unit Handphone dan uang tunai sebesar Rp.3,5 juta raib digondol pelaku.

“Ya, kita masih lakukan penyelidikan mas,”ujar Kanit Reskrim Polsek Bangil, Aipda Sanadi mendampingi Kapolsek Bangil, Kompol Suryo saat dimintai keterangan terkait perampasan tersebut. (h8/yog)