Pengunjung Wisata Air Terjun Diimbau Waspada Saat Hujan Turun

251
Patung Gajahmada di pintu masuk air terjun Madakaripura/ G Arif Subagyo

Probolinggo (wartabromo) – Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat yang akan berkunjung ke wisata air terjun lebih waspada. Musim hujan bisa menyebabkan banjir bandang sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan.

“Saat musim hujan di wisata air terjun berpotensi terjadi banjir bandang. Jadi masyarakat yang berkunjung diharapkan lebih waspada ketika hujan sudah mulai turun,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) Kabupaten Probolinggo, Doddy Nurbaskoro, Senin (25/11/2013).

Di Kabupaten Probolinggo terdapat empat air terjun yang banyak dikunjungi wisatawan, diantaranya air terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang, air terjun Darungan di Kecamatan Bremi dan air terjun yang ada di Kecamatan Gading dan Pakuniran. Namun wisata air terjun yang dikelola oleh pihak Pemkab hanya Madakaipura, sementara wisata air terjun  yang lain masih dikelola penduduk setempat.

Meski demikian pihaknya akan menerjunkan petugas di lokasi wisata air terjun. Jika mendung sudah menyelimuti lokasi wisata dan akan turun hujan, petugas akan mengingatkan wisatawan agar tidak masuk ke lokasi.

“Setiap pengujung akan diingatkan untuk tidak masuk ke tempat wisaya air terjun. Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan para pengujung,” katanya.

Tahun depan, pihaknya akan menyediakan fasilitas helm dan jas hujan ditempat wisata air terjun yang dikelolanya. Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan pengunjung.

“Sebab lokasinya berada dibawah tebing yang sangat curam, ini untuk antisipasi bagi pengujung dari jatuhnya kerikil tebing yang dinilai sangat membahayakan” jelasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, mengungkapkan seruan serupa. Menurutnya wisata air terjun memang rawan banjir bandang saat hujan datang.

“Kalau hujan tiba wisatawan harus berhati-hati. Karena tempat tersebut bisa terjadi banjir bandang,” katanya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk Disbudpar  dan Muspika di wilayah wisata untuk selalu memantau keadaan. “Agar banjir bandang yang seringkali terjadi tempat wisata air terjun tidak membawa korban jiwa,” katanya. (rhd/fyd)