Punya 1 Juta Follower di Twitter, Gita Wirjawan Yakin Nyapres

0
140

Gita-wirjawanBangil (wartabromo) – Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan mengaku optimis akan menjadi pemenang dalam konvensi calon presiden dari Partai Demokrat. Ia mengaku, saat ini sudah ada 1 juta follower di twitter pribadinya yang sangat mendukungnya menjadi orang nomer satu di Indonesia.

Pria yang fasih berbahasa inggris itu mengungkapkan hal tersebut, sesaat setelah meresmikan Dalwa Hotel di Ponpes Darullughoh Wadda’wah, Raci Bangil, Pasuruan, Kamis (2/1/2014).

Menurutnya, doa dan ikhtiar adalah dua hal yang akan memuluskan langkahnya, untuk memenangkan hati seluruh pengurus dan jajaran partai yang dipimpin oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono tersebut.

“Setiap orang harus optimis, begitu juga saya. Mohon doanya saja,”ujar Gita pada wartawan.

Dirinya mengaku, terlalu dini untuk menyimpulkan hasil konvensi karena masih ada waktu beberapa bulan lagi untuk mengetahuinya.

“Sampai saat ini semua peserta konvensi sedang berjalan dan dilihat saja nantinya siapa yang terpilih,”tambah pria yang mengikuti kegiatan Haul Abuya Assayid Muhammad Bin Alwi Al Maliki Al Hasani di Ponpes Darullughoh hingga usai tersebut.

Saat ini, lanjut Gita, dirinya melakukan pendekatan kepada masyarakat, khususnya melalui jejaring sosial termasuk twitter. Dimana sudah ada 1 juta follower dirinya untuk maju sebagai calon pengganti SBY tersebut.

“Lumayan, di facebook dan twitter sudah sangat banyak, sampai satu juta lebih, dan saya akan terus berusaha sekuat tenaga untuk itu,”yakinnya.

Seperti diketahui, ada 11 peserta konvensi capres dari Partai Demokrat. Selain Gita Wiryawan, 10 peserta lainnya masing-masing Endriartono Sutarto (mantan Panglima TNI), Irman Gusman (Ketua Dewan Perwakilan Daerah), Hayono Isman (anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat), Marzuki Alie (Ketua DPR RI), Pramono Edhie Wibowo (mantan Kepala Staf Angkatan Darat), serta Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur Sulawesi Utara).

Selain itu, tercatat nama-nama lain yakni Ali Masykur Musa (anggota Badan Pemeriksa Keuangan), Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina), Dahlan Iskan (Menteri BUMN) dan Dino Patti Djalal (Duta Besar RI untuk Amerika Serikat). (eml/yog)