Sehari Dua Maling di Probolinggo Dimassa, Satu Dibacok Warga

337

maling-dimassa-probolinggoProbolinggo (Wartabromo) – Dua pelaku ranmor babak belur dihajar massa di dua tempat berbeda saat menjalankan aksinya, Selasa (6/5/2014). Keduanya masing-masing Abdullah (46) dan Antoni (25) menderita luka cukup serius dan terpaksa dilarikan ke Puskesmas dan Rumah sakit setempat.

Antoni (25), pria yang diduga sebagai pelaku begal yang kerap beraksi di  jalan raya Jorongan Blok Gili atau di Pasar Desa Jorongan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo babak belur di hajar massa.

Ia mengalami luka bacok akibat sabetan clurit milik warga di bagian leher sebelah kanan, kaki kanan dan jari nyaris Putus. Antoni dihajar warga saat tertangkap basah menjalankan aksinya sekitar pukul 13.30 Wib, Selasa (6/5/2014) di daerah setempat.

“Pelaku ini, memang kerap kali melakukan aksi begal, Ia biasanya bersama  tiga temanya,”ujar  Kapolsek Leces AKP Sudjianto saat ditemui wartabromo.

Hal serupa juga dialami oleh Abdullah (26) , Ia kepergok warga saat akan menjalankan aksinya di kawasan Pasar Maron, Probolinggo. Pelaku yang diduga hendak ‘nyolong’ motor Honda Grand milik milik Herlin (35) pengunjung pasar di kawasan setempat jadi bulan-bulanan warga.

Berdasarkan indormasi yang dihimpun wartabromo, peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 08.30 wib tersebut bermula saat petugas parkir melihat pelaku pura-pura nongkrong di salah satu warung kopi di kawasan setempat.

Namun saat petugas parkir lengah, tiba-tiba pelaku langsung membawa kabur salah satu motor jenis Honda Grand dengan menggunakan kunci T. Beruntung, petugas parkir yang sempat melihatnya langsung berteriak ‘Maling’.

“Pelaku dikepung oleh warga,”jelas Kapolsek Maron AKP Putu saat ditemui di Lokasi.

Amuk massa pun tak terhindarkan, sehingga Abdullah mengalami luka cukup serius di bagian wajah dan kepala dan harus dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Maron.

”Dia mengakunya terbelit hutang, tapi kami masih selidiki,” ujar AKP Putu.

Kedua pelaku saat ini sudah berhasil diamankan oleh pihak yang berwajib usai mendapatkan perawatan. (rhd/yog)