Unas Kejar Paket B, Peserta Bisa ajak Anaknya Masuk Kelas

365
unas-kejar-paket-B
Suasana Ujian Nasional kejar paket B di Kota Pasuruan, Selasa (6/5/2014) / eml

Purworejo (wartabromo) – Ada pandangan berbeda dalam pelaksanaan Unas di Kota Pasuruan, seperti yang terlihat di SDN Purworejo III, Selasa (6/5/2014) sore.

Jika biasanya, kita melihat Ujian Nasional tingkat SMP dilakoni oleh anak-anak usia 13-14 tahun namun di SDN Purworejo III, ada ratusan Ibu-ibu dan Bapak-bapak siswa kejar paket B yang jadi pesertanya. Bahkan mereka pun tampak bebas leluasa mengajak anak-anaknya hingga masuk ke dalam ruang kelas.

Salah satunya peserta Unas kejar paket B adalah Lulu Hidayati (38), peserta asal Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Ia tampak sibuk mengerjakan 50 soal matematika dan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) sembari menenangkan Bilqis Ananda yang tak lain putri semata wayangnya.

Dari pantauan wartabromo, Lulu tak henti-hentinya meminta anaknya untuk tenang, lantaran ditakutkan akan mengganggu peserta unas yang lain.

“Ya namanya anak kecil, ya tidak mau diatur. Mau gimana lagi, karena suami juga lagi bekerja, dan anak saya tidak mau ikut siapa-siapa,”ujar Lulu saat ditemui ujian selesai digelar.

Karena membawa serta buah hatinya, Lulu pun mengaku menjadi peserta terakhir yang masih berada di dalam kelas, sekalipun bel tanda ujian selesai dibunyikan. Dia beruntung, lantaran 2 orang pengawas ujian, masih berbesar hati dengan memberikan tambahan waktu 10 menit, untuk segera menyelesaikannya.

“Terima kasih, karena pengawasnya juga sabar-sabar dan mengerti dengan kondisi saya,” ujarnya.

Sementara itu, Suhariyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan saat ditemui di lokasi mengaku memahami dengan kondisi dan situasi para peserta Unas Paket B yang rata-rata berusia di atas usia SMP pada umumnya.

Dirinya mengaku telah mengintruksikan kepada seluruh panitia agar mengerti dan memahami jalannya Unas Paket B di Kota Pasuruan yang diikuti oleh sebanyak 458 peserta.

“Memang berbeda sekali, karena kalau sudah paket B, maka usia peserta pun juga bervariatif, bahkan ada yang sampai 40 tahun. Tentu saja, mereka memiliki ragam permasalahannya masing-masing. Untuk itu, pengawas juga harus memahami dengan kondisi mereka,”ujarnya. (eml/yog)