Lucunya Anak Tapir Baru Lahir di Taman Safari Prigen

531
Anak tapir masih dalam kandang karantina bersama induknya/wartabromo.com

Prigen (wartabromo) – Seekor anak tapir (tapirus indicus) berhasil dilahirkan di Taman Safari Indonesia II Prigen, Pasuruan, setelah ditunggu selama lima tahun. Anakan tapir berjenis kelamin betina tersebut lahir dari induk Herlina (6) dan pejantan Billy (5). Kelahiran anakan ini menambah koleksi tapir di TSI II menjadi tiga ekor.

Suhadi, keeper tapir TSI II mengaku kesulitan membreeding satwa herbivora yang banyak di temui di Sumantera tersebut. Menurut dia, hal itu karena satwa nokturnal tersebut rentan stres.

“Beberapa kali induk dan pejantan harus ditukar dengan tapir yang ada di Taman Safari Bali maupun Bogor. Akhirnya bisa dibreeding,” kata Suhadi, Selasa (7/10/2014).

Herlina dan Billy sejak awal berada di Baby Zoo, namun agar bisa beranak kemudian dipindah ke kawasan adventure. Suasana tenang di kawasan tersebut akhirnya membuat si betina mengandung.

“Lahir normal pada Kamis 2 Oktober lalu, setelah 14 bulan masa kandungan. Saat ini anakan itu masih dalam masa karantina bersama induknya dan akan dilepas pada usia tiga minggu,” jelas Suhadi.

Anakan tapir yang baru lahir tersebut berwarna belang-belang. Namun  warnanya akan berubah pada usia 70 hari menjadi seperti induknya, kombinasi hitam dan putih.

Tapir merupakan herbivora pemakan dedaunan dan rerumputan dari semak dan pohon kecil serta buah-buahan seperti nangka, semangka, pepaya dan durian. Karena itu tapir sangat berperan dalam proses regenerasi hutan, pemencaran serta meningkatkan dinamika dan stratifikasi lapisan bawah hutan

Satwa ini rata-rata memiliki usia 30-35 tahun dengan masa produktif bagi betina pada umur 4 tahun, sedangkan pada jantan bisa lebih awal. (fyd/fyd)