Nyebrang, Pasutri Tewas Mengenaskan

459

kecelakaan pandaan1Pandaan (wartabromo) – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan raya Karangjati, Pandaan atau sekitar 50 meter dari kecelakaan truk masuk jurang yang terjadi sebelumnya. Sepasangan Pasutri tewas di lokasi kejadian sementara 2 orang mengalami luka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartabromo, Kecelakaan berawal ketika sebuah sepeda motor Honda Revo nopol N-2404-TAU yang dikendarai oleh pasangan suami istri Nur Ali (55) dengan istrinya Rustin (50), warga Desa Bulukandang Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan datang dari arah Pandaan, sesampainya di lokasi kejadian, korban langsung menyeberang memotong lajur Malang- Surabaya tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lalu lintas dari arah Malang. Saat bersamaan melaju dari arah malang kendaraan St. Wagon Daihatsu Nopol N-467-GM yang dikemudikan Wirawan Andika (23) warga jalan bantaran I/3 RT 04 RW 01 Kota Malang.

“Korban ini gak berhenti dulu sebelum nyeberang, tapi langsung masuk memotong jalur” ungkap Didik Susanto (29) saksi mata di lokasi kejadian.

Tak pelak benturan yang cukup keras pun terjadi dan membuat korban Nur Ali terseret mobil St. Wagon sejauh 3 meter dan tewas di lokasi kejadian. Sementara Istrinya, Rustin juga terseret kurang lebih 5 meter dan terjepit dibawah kolong mobil. Kedua pasutri ini meninggal dirumah sakit Mitra sehat Medika Pandaan akibat mengalami luka cukup parah.

“Tadi yang korban laki-laki terseret ke sini, yang perempuan sampai sana” terang Didik sambil menunjuk posisi korban.
Sementara itu, Wirawan Andika pengemudi mobil St. Wagon Daihatsu mengalami luka pada pelipis mata dan kaki kanannya lecet.

Korban lain yakni seorang balita penumpang mobil tersebut warga jalan Kyai H. Malik Dahlan Rt 06 Rw 04 kota Malang. Balita berusia 1 tahun tersebut mengalami luka pada kepala bagian belakang. Kedua korban luka dirawat di rumah sakit Mitra Sehat Medika Pandaan, sementara korban meninggal dibawa ke kamar mayat rumah sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek Gempol Pasuruan untuk dilakukan visum. (ryn/yog)