Lukis Pemimpin Adil, Siswa MTs Jadi Juara

443

pemimpin adilPasuruan (wartabromo) – Usianya masih sangat belia, yakni 12 tahun. Namun, Sarwono Tejo Lukito, siswa MTs Negeri Bangil sudah mampu membuktikan dirinya sebagai Juara dalam Kompetisi Nasional Seni Lukis Remaja 2014, yang diselenggarakan oleh Yayasan Seni Rupa Indonesia.

Luki, begitu panggilan kesehariannya mengaku tak percaya, lantaran para pesaingnya adalah para remaja yang usianya jauh di atasnya.

Dalam kompetisi yang diadakan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, 09 Oktober lalu, Luki sukses meraih dua juara, yakni untuk kategori Melukis On The Spot dan kategori karya yang telah dibuat di rumah.

Saat ditemui di sekolahnya, Rabu (15/10/2014) pagi, Luki menunjukkan 2 piala plus hadiah uang tunai, masing-masing Rp 7,5 juta dan Rp 5 juta, serta hasil karyanya yang berjudul “Indonesia Swasembada Pangan” untuk kategori karya yang telah dibuat di rumah, dan “Pemimpin yang Adil, Jujur, Tegas dan Anti KKN”,karya yang dibuat di lokasi lomba.

Menurut Luki, seluruh ide lukisan berasal dari dirinya sendiri, untuk selanjutnya dibantu oleh Toni Ja’far, yang tak lain ayah kandung sekaligus guru kesenian di sekolah tersebut.

“Kebetulan tema karya yang dikumpulkan adalah menuju Indonesia yang Sejahtera, jadi saya langsung melukis tentang Negara Indonesia yang swasembada pangan, mulai dari beras, sayur mayor, lauk dan semua hasil alam negeri. Sedangkan untuk melukis on the spot, saya langsung kepikiran tentang pemimpin untuk negeri, dan saya melukis seorang laki-laki yang memakai jas dan celana warna hijau, bertopi hitam dan berdasi merah,” kata Luki.

Untuk membuat seluruh lukisan tersebut, Luki memerlukan waktu sampai berjam-jam. Khusus pada saat lomba on the spot, Luki hanya membutuhkan waktu 4 jam dari total 5 jam yang diberikan oleh tim juri. Kata dia, karya yang dibuatnya paling disukai oleh juri, lantaran tegas, sederhana dan menggigit.

Kepala MTs Negeri Bangil, Anas Suprapto mengaku bangga dengan capaian prestasi yang baru kali pertama diraih oleh Luki. Atas kesuksesannya, Anas memberikan reward khusus, mulai dari pembebasan SPP dan beberapa penghargaan lainnya.

“Kami bangga dengan siswa-siswi MTs Negeri Bangil. Sebelum Luki, ada beberapa siswa yang juga meraih juara dalam lomba melukis dan mengarang. Kami akan mendorong semua siswa yang lain, kalau ada prestasi, pasti akan kami perhatikan,” jelasnya. (eml/yog)