Awas! Ada Lubang di Jembatan Pantura Tongas Probolinggo

296

jembatan banjarsari berlubangTongas (wartabromo) – Jembatan Pantura Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo berlubang. Lubang selebar 20 centi meter, panjang 1,5 meter sedalam 5 centi meter tersebut membahayakan pengguna jalan.

Lubang jalan terdapat di sisi sisi selatan atau ruas jalan arah Probolingg0-Pasuruan. Terpantau, hingga Selasa (15/9/2015), belum tampak ada perbaikan di jembatan tersebut.

Meski tidak sampai memacetkan jalan, kondisi ini tentu cukup membahayakan pengendara. Utamanya pengendara sepeda motor yang melintas di jalan pantura tersebut. Mereka bisa jatuh dari motor, bahkan bisa memakan korban jiwa. Hal itu bukannya tanpa alasan, karena jembatan tersebut satu-satunya akses jalur Pantura.

Muhamad Arifin, warga setempat, mengatakan sejauh ini kondisi lubang tersebut sudah disampaikan ke dinas terkait agar segera diperbaiki. Sayangnya, hingga kemarin belum realisasi perbaikan. “Tapi sampai sekarang tak direken, padahal itu sudah lama,” katanya.

Selain cukup membahayakan, lubang di tengah dan sisi selatan, dikhawatirkan berdampak pada kekuatan jembatan. “Kalau misalkan tak diperhatikan, warga khawatir akan semakin lebar dan ambruk,” tuturnya khawatir.

Ayah tiga anak ini, khawatir jembatan itu bernasib sama dengan Jembatan di Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, yang ambruk. Jika sampai ambruk, akses jalur pantura Surabaya-Banyuwangi, akan lumpuh. “Semua pasti akan rugi,” urainya.

Pengawas Jalan Nasional Balai Besar V Sony mengatakan pihaknya mengaku baru mengetahuinya  kemarin. Untuk itu, pihaknya akan langsung mengadakan tambal sulam di sekitar jembatan. “Hari ini kami langsung perbaiki,” tuturya.

Ia mengatakan, lubang itu tidak mempengaruhi kekuatan konstruksi jembatan Banjarsari “Tidak mempengaruhi, masih kuat kok itu,” pungkasnya. (saw/fyd)