Perahu Nelayan Gili Ketapang Tenggelam di Selat Madura

843

kapal-tenggelam-giliMayangan (wartabromo) – Hembusan angin kencang di perairan Selat Madura mengakibatkan sebuah perahu nelayan milik warga tenggelam di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jum’at (18/9/2015). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kelima penumpang berhasil selamat.

Perahu dengan panjang 13 meter dan lebar 4 meter milik Hasim warga setempat tersebut karam setelah dihempas angin yang sangat kencang saat sedang berlayar dari Pelabuhan Mayangan, Kota Probolinggo menuju Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih yang jaraknya sekitar 4 mil laut. Saat itu, perahu tersebut baru berlayar dan hanya berjarak sekitar 1 kilo meter dari dermaga.

Selain dihempas angin, penyebab perahu tersebut karam lantaran berlebihan beban. Pasalnya, perahu yang berisi 5 orang itu membawa beban semen sebanyak 200 sak.

“Anginnya kencang, untung kami belum berada di tengah laut. Kalau posisi kami berada ditengah laut, mungkin kami sudah meninggal,” tutur Hasim (50), salah satu yang berada di perahu tersebut, dengan nafas tersengal-sengal.

Kelima penumpang perahu tersebut terkulai lemas setelah berusaha berenang ke bibir pantai. Hampir selama 1 jam, mereka terombang-ambing di tengah laut dan hanya bertahan menggunakan papan perahu.

“Kami memang paksakan untuk terus menuju ke Gili. Namun, kewalahan saat setir rusak, apalagi ditambah dengan dihempas angin serta beban yang berat,”imbuh Hasim.

Akibat peristiwa ini, Hasim dan rekan-rekannya mengaku masih trauma untuk berlayar. Apalagi, berlayar dengan membawa beban erat dan bukan kapal selayaknya. (saw/yog)