Dinkes: 24 Persen Warga Kota Pasuruan Belum Punya Jamban

336

workshopPrigen (wartabromo) – Sebanyak 24 persen warga Kota Pasuruan belum memiliki jamban sehingga mereka buang air besar sembarangan. Demi menjadikan Pasuruan sebagai kota sehat, Dinkes Kota Pasuruan tengah mengupayakan berbagai upaya agar warga tidak buang air besar sembarangan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni pembangunan sanitasi yang ditargetkan selesai pada 2019. “Dinkes telah bekerja sama dengan beberapa pihak untuk merealisasikan targetnya tersebut, salah satunya USAID-IWINS,” kata Kasie Sanitasi dan Lingkungan Dinkes Kota Pasuruan, Jumawan.

Hal itu diungkapkan Jumawan saat menjadi pembicara di Workshop Jurnalistik dengan tema “Orientasi Jurnalis Peliputan Sanitasidan Air Bersih di Kabupaten/Kota Pasuruan yang diadakan USAID di Tanjung Plaza Hotel, Prigen, Kamis (3/11/2015).

Jumawan mengatakan selain itu pihaknya juga telah mempersiapkan fasilitas untuk masyarakat kurang mampu. “Khusus warga kurang mampu yang ingin membangun sanitasi, kita arahkan untuk menjadi nasabah BRI Pasuruan untuk mendapatkan dana,” jelasnya.

Jumawan menegaskan yang jauh lebih penting dari pembangunan sanitasi dan pemberian bantuan adalah penyadaran.

“Dinkes datang ke warga untuk melakukan penyadaran karena kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan masih sangat rendah,” pungkasnya. (bus/fyd)