Zamroni Bunuh Diri, Tinggalkan Istri dan Bayi Perempuan Berusia 8 Bulan

510
Sejumlah sanak kerabat berdoa untuk jenazah Zamroni. WARTABROMO/Sundari A W

Pajarakan (wartabromo) – Masih muda, baru menikah dan memiliki bayi mungil berusia 8 bulan, Zamroni (21) nekat mengakhiri hayat. Ayah muda ini gantung diri di kamar mandi, Jumat (4/12/2015).

Slamet (29), sang kakak, yang akan mandi hendak menunaikan ibadah sholat jumat terkejut melihat tubuh Zamroni tergantung dalam kondisi lemas. Dengan segala upaya, Zamroni yang sudah kritis dilarikan ke puskesmas Pajarakan. Namun usaha itu gagal. Zamroni sudah dijemput ajal.

Jenazah Zamroni kemudian dibawa kembali ke rumah duka RT 7/ RW 2 Dusun Karangrejo, Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Kejadian ini membuat warga sekitar geger. Dari penuturan sejumlah warga, kemungkinan Zamroni nekat bunuh diri karena malu tidak kunjung mendapat pekerjaan. Sementara ia harus menghidupi istrinya, Indah dan bayinya yang cantik.

“Selama ini dia tak bekerja. Segala kebutuhan keluarganya masih saya tanggung,” tutur Abdul bakar (57), ayah korban.

Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan motif bunuh diri. “Kita akan selidiki apakah ini murni bunuh diri atau ada unsur lain,” kata Kapolsek Pajarakan AKP Sugeng Wikhanto. (saw/fyd)